Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Jari-jari Atom dengan Benar beserta Jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghitung jari-jari atom. Sumber: Unsplash/Unsplash+
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghitung jari-jari atom. Sumber: Unsplash/Unsplash+

Dalam pelajaran kimia, siswa mempelajari cara menghitung jari-jari atom dengan baik dan benar. Jari-jari atom sendiri adalah jarak dari inti atom ke elektro di kulit terluar.

Menurut buku Mudah dan Aktif Belajar Kimia, Yayan Sunarya, Agus Setiabudi (2007:30), menyatakan bahwa jari-jari atom sangat kecil, diduga diameternya sekitar 10 pangkat minus sepuluh meter. Satuan yang biasa digunakan untuk menyatakan jari-jari atom adalah angstrom (Å).

Cara Menghitung Jari-jari Atom

Ilustrasi cara menghitung jari-jari atom. Sumber: Unsplash/Shubham Dhage

Definisi jari-jari atom adalah setengah jarak antara dua inti atom yang berikatan dalam wujud padat. Perlu diketahui bahwa bertambahnya jari-jari atom dari atas ke bawah dalam golongan yang sama disebabkan bertambahnya orbit (lintasan) elektron.

Secara sederhana, atom terdiri atas sebuah inti yang dikelilingi oleh elektron-elektron. Walaupun bentuknya sangat kecil, atom memiliki susunan yang sempurna.

Terdapat faktor yang mempengaruhi ukuran jari-jari atom, hal itu adalah jumlah kulit atom dan muatan inti atom. Karena atom tersebut tidak memiliki jari-jari yang tetap, maka jari-jarinya di dapat dengan cara mengukur setengah dari jarak antara dua buah atom yang berhimpitan.

Berikut cara menghitung jari-jari atom dari dua atom identik yang bergabung membentuk molekul adalah dengan rumus:

Jari-jari atom = ½ × panjang ikatan molekul

Jenis Jari-jari Atom

Ilustrasi cara menghitung jari-jari atom. Sumber: Unsplash/Unsplash+

Terdapat jenis jari-jari atom yang digunakan untuk menyatakan jarak dari inti atom ke lintasan stabil paling luar elektronnya. Berikut jenis dan penjelasannya.

1. Jari-jari Kovelen

Jari-jari ini mengukur jenis ikatan kovalen yaitu elemen non-logam. Secara teknis jarak yang diukur adalah setengah dari jarak internuklir selang dua atom bertetangga terdekat dalam kisi-kisi kristal.

2. Jari-jari Logam

Jari-jari atom jenis ini diukur menggunakan jari-jari logam. Elemen-elemen yang termasuk di dalamnya adalah elemen-elemen logam. Jari-jari logam adalah setengah jarak dari jarak internuklir terdekat dari atom-atom dalam kristal logam.

3. Jari-jari Van Der Waals

Jenis jari-jari van der waals untuk mengukur elemen-elemen yang atomnya tidak saling berikatan. Contohnya atom-atom dari elemen yang tidak terpadatkan.

Baca Juga: Memahami Aturan Aufbau dalam Menetapkan Orbital Atom

Dengan memahami penjelasan tentang cara menghitung jari-jari atom tersebut, diharapkan siswa dapat mengerjakan soal-soal pelajaran kimia dengan baik dan benar. Semoga dapat bermanfaat. (Dva)