Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Kecepatan Rata-Rata beserta Contoh Soalnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghitung kecepatan rata-rata. Sumber foto: Pixabay/Elchinator
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghitung kecepatan rata-rata. Sumber foto: Pixabay/Elchinator

Dalam fisika, kecepatan rata-rata merupakan salah satu konsep yang wajib dipelajari. Siswa perlu memahami cara menghitung kecepatan rata-rata agar dapat mengetahui nilainya secara tepat.

Kecepatan rata-rata termasuk dalam jenis besaran vektor karena berkaitan dengan perpindahan. Dengan demikian, hasil pengukuran yang dilakukan umumnya memiliki besar dan arah.

Cara Menghitung Kecepatan Rata-Rata

Ilustrasi cara menghitung kecepatan rata-rata. Sumber foto: Pixabay/markusspiske

Berdasarkan buku Praktis Belajar Fisika untuk Kelas X, Aip Saripudin, dkk, (2018: 36), kecepatan rata-rata adalah besarnya perpindahan sebuah benda dalam selang waktu tertentu. Adapun satuan yang dipakai yaitu m/s atau km/jam. Hal ini ditentukan berdasarkan besaran jarak dan waktu yang digunakan.

Untuk melakukan pengukuran kecepatan rata-rata, maka jarak dan lama waktu yang ditempuh perlu diketahui terlebih dahulu. Setelah itu, pembaca dapat melakukan penghitungan dengan melibatkan rumus yang telah ditetapkan.

Secara matematis rumus cara menghitung kecepatan rata-rata dapat dituliskan sebagai berikut.

V = Δs / Δt

Keterangan:

  • V= Kecepatan rata-rata

  • Δs= Perpindahan

  • Δt= Selang waktu

Contoh soal Menghitung Kecepatan Rata-Rata

Ilustrasi cara menghitung kecepatan rata-rata. Sumber foto: Pixabay/Licht-aus

Setelah memahami cara menghitung kecepatan rata-rata, di bawah ini terus beberapa contoh soal yang dapat dicermati untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi tersebut dikutip dari buku Fisika Kelompok Teknologi dan Kesehatan untuk Sekolah Menengah Kejuruan Jilid 1, Osa Pauliza, dkk, (2008: 24-25).

Contoh 1

Sebuah pesawat Airline bergerak ke utara dari pulau Jawa menuju pulau Kalimantan yang berjarak 1.500 km. Pesawat sampai di Kalimantan setelah menempuh perjalanan 1,5 jam. Kemudian, pesawat bergerak lagi ke arah barat menuju pulau Sumatra yang berjarak 2.000 km. Pesawat sampai di Sumatra setelah bergerak selama 2 jam. Tentukan kecepatan rata-rata untuk perjalanan dari Jawa sampai Sumatra!

Jawaban:

Diketahui:

Δs = 2.500 km

Δt = 1,5 jam + 2 jam = 3,5 jam

Ditanyakan:

V=...?

Dijawab:

V = Δs / Δt

V = 2500/ 3,5

V= 714,3 km/ jam

Contoh 2

Pada lomba balap motor kelas 250 cc di Malaysia, pembalap Indonesia Doni Tata memacu kendaraan dengan persamaan kedudukan s = 3t² + 4t – 2, t s dalam meter dan dalam sekon). Tentukan kecepatan rata-rata pada t1 = 1 s dan t2 = 3 s.

Jawaban:

Diketahui:

S = 3t² + 4t – 2

t1 = 1 s

t2 = 3 s

Ditanyakan:

V=...?

Dijawab:

Pada t1 = 1 s

s1 = ( 3(1)² + 4 (1) – 2) m

s1 = ( 3 + 4 – 2) m

s1 = 5 m

Pada t2 = 3 s

s2 = ( 3(3)² + 4(3) – 2) m

s2 = ( 27 + 12 - 2) m

s2 = 37

Kecepatan rata-rata

V = Δs / Δt

V = s2 – s1 / t2 – t1

V = (37 – 5) / ( 3 – 1)

V = 32 / 2

V = 16 m/ s

Cara menghitung kecepatan rata-rata melibatkan perbandingan antara jarak tempuh dan waktu. Dengan memahami ulasan di atas, pembaca dapat menerapkannya dalam operasi hitung fisika dengan mudah dan akurat. Selamat belajar! (Riyana)

Baca Juga: Rumus Massa Jenis Benda dan Contoh Soalnya