Cara Menghitung Median Genap dan Ganjil beserta Contoh Soalnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah statistik dapat diartikan sebagai ilmu yang berkaitan dengan data untuk diolah dan diinterpretasikan. Salah satu konsep penting dalam statistik ialah median. Cara menghitung median genap dan ganjil dapat dilakukan dengan cara menggunakan rumus atau mengurutkan bilangannya dari yang terkecil ke terbesar.
Median biasa digunakan seseorang yang ingin mengetahui nilai tengah dari kumpulan data yang telah disediakan. Konsep ini telah dipelajari saat duduk di bangku sekolah pada mata pelajaran Matematika. Oleh sebab itu, cara mencari nilai median harus dipahami dengan baik agar memudahkan dalam menjawab soal.
Cara Menghitung Median Genap dan Ganjil
Dikutip dari buku Statistika Deskriptif dengan Program R oleh Titin Agustin Nengsih, dkk. (64—65), median adalah nilai tengah dari nilai-nilai pengamatan yang disusun secara teratur menurut besarnya data. Median dapat digunakan untuk data tunggal maupun data berkelompok.
Nilai median sangat dipengaruhi oleh letak urutan dari nilai Kumpulan data sehingga median disebut sebagai rata-rata letak (positional average). Proses perhitungannya bisa membagi nilai-nilai pengamatan yang ada pada kumpulan data sehingga 50% terletak di bawah median dan 50% di atas median.
Pada data tunggal, cara menghitung median genap dan ganjil bisa dilakukan dengan mengurutkan nilai data terkecil sampai nilai terbesar. Namun, ada juga yang menggunakan rumus.
Berikut ini rumus mencari median pada data tunggal berjumlah genap dan ganjil.
1. Data Tunggal Ganjil
Apabila data berjumlah ganjil, maka nilai mediannya dapat dicari menggunakan rumus sebagai berikut ini.
Me = 1/2 (n + 1)
2. Data Tunggal Genap
Apabila data berjumlah genap, maka nilai mediannya dapat dicari menggunakan rumus sebagai berikut ini.
Me = 1/2 (X n/2 + (X n/2 + 1))
Contoh Soal Median beserta Jawabannya
Setelah mengetahui rumus median, ada baiknya untuk memahami cara mengaplikasikan rumusnya ke dalam soal. Adapun contoh soal beserta penjelasannya bisa dipahami sebagai berikut.
1. Tentukanlah median dari data sebagai berikut: 2, 8, 6, 2, 8, 4.
Penyelesaiannya:
Urutkan data dari mulai yang terkecil: 2, 2, 4, 6, 8, 8
Setelah diurutkan dari yang terkecil ke yang terbesar, banyaknya data di atas adalah 6 yang berarti genap. Maka mediannya data tunggal berjumlah genap di atas adalah:
Me = 1/2 (X 6/2 + (X 6/2 + 1))
Me = 1/2 (X 3 + ( X 3 +1))
Me = 1/2 (X3+ X4)
Me = 1/2 (4 + 6)
Me = 1/2 . 10
Me = 5
Jadi, median dari data ini adalah 5.
2. Diketahui data tunggal berikut ini: 11, 10, 12, 15, 13, 12, 10, 11,15, 15, 12. Carilah median dari data tersebut!
Penyelesaiannya:
Urutkan data dari mulai yang terkecil: 10, 10, 11, 11, 12, 12, 12, 13, 15, 15, 15
Setelah diurutkan dari yang terkecil ke yang terbesar, banyaknya data di atas adalah 11 yang berarti ganjil. Maka mediannya data tunggal berjumlah ganjil di atas adalah.
Me = X (11+1) / 2
Me = X ( 11+1) / 2
Me = X (12)/ 2
Me = X6
Berdasarkan perhitungan menggunakan rumus di atas, data ke enam adalah 12, maka mediannya adalah 12.
Jadi, median dari data ini adalah 12.
Demikianlah penjelasan mengenai cara menghitung median genap dan ganjil. Adanya contoh soal beserta pembahasannya membantu seseorang dalam mengaplikasikan rumus ke dalam soal. (NTA)
Baca juga: Pengertian Modus dan Median dan Cara Menghitungnya
