Cara Menghitung, Membaca, dan Menulis Bilangan sampai dengan 50

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika belajar matematika di Sekolah Dasar kelas 1 atau 2, guru akan ditugaskan untuk memperkenalkan bilangan pada murid-muridnya. Guru akan memperlihatkan cara menghitung, membaca, dan menulis bilangan sampai dengan 50 sebagai bahan ajar.
Pelajar sudah dikenalkan tentang bilangan cacah sejak di Sekolah Dasar. Menurut buku Kumpulan Rumus Matematika SMP, Sri Lestari (2008:7), bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari angka 0 (nol) hingga bilangan tak terhingga.
Pastinya, pelajar harus bisa menguasai materi ini. Karena sampai masuk ke jenjang pendidikan berikutnya, materi ini akan selalu digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang ada dalam matematika bahkan mata pelajaran hitungan lainnya.
Cara Menghitung, Membaca, dan Menulis Bilangan Sampai dengan 50
Karena masih awal perkenalan bilangan, pastinya guru akan memberikan contoh yang mudah agar siswa dapat memahami konsepnya. Berikut cara menghitung, membaca, dan menulis bilangan sampai dengan 50 yang perlu dicermati oleh pelajar.
1. Membaca Bilangan tiga Puluhan
Ketika membaca bilangan tiga puluhan, pelajar tidak perlu khawatir dan bingung. Hal tersebut sangat mudah dilakukan, karena bilangan tiga puluhan adalah nilai angka yang berkelipatan 30. Misalnya, angka 33, maka
Angka 3 adalah puluhan, yaitu 30
Angka 3 adalah satuan.
Membaca bilangan tiga puluh tidak sulit karena hanya mengandung dua angka saja dalam satu pasangan angka. Angka pertama adalah angka puluhan dan angka kedua adalah angka satuan.
2. Menulis Bilangan Empat Puluhan
Apabila mendapatkan sebuah angka puluhan maka penulisannya juga mudah. Ketika sebuah angka dibaca empat puluh tiga, maka penulisannya bukan 40 dan 3. Melainkan penulisan yang benar adalah 43 (empat puluh tiga).
3. Menghitung Bilangan
Ketika menghitung sebuah bilangan cacah, pastinya terdapat beberapa operasi hitung yang harus diketahui. Ada empat bagian operasi hitung, yaitu perkalian, penjumlahan, pengurangan, dan pembagian.
Penjumlahan
Penjumlahan memiliki konsep cara hitung, seperti A + B = B+A, misalnya 4 + 5 = 5 + 4.
Pengurangan
Pengurangan merupakan kebalikan dari penjumlahan. Operasi hitung ini dapat dilakukan dengan sesama bilangan yang akan menghasilkan angka sama. Misalnya, 5 - 1 = 4, angka 4 adalah himpunan bilangan.
Perkalian
Perkalian dalam operasi hitung bilangan cacah memiliki sifat asosiatif atau pengelompokkan. Misalnya, (2 x 4) x 4 = 2 x (4 x 4).
Pembagian
Pembagian adalah operasi hitung kebalikan dari perkalian, yaitu a : b = c merupakan kebalikan dari b x c = a.
Baca Juga: Cara Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Cacah
Demikian beberapa cara menghitung, membaca, dan menulis bilangan sampai dengan 50 yang bisa menjadi bahan ajar untuk mengenal bilangan. Pastinya, akan semakin mahir memahami materi ini dengan melakukan latihan soal. (AYA)
