Cara Menulis Puisi untuk Penyair Pemula

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi para penyair pemula, kemungkinan akan kesulitan untuk menulis karya sastra seperti puisi. Untuk membantu menyelesaikan puisi, penyair pemula perlu mencari tahu cara menulis puisi yang tepat dan benar.
Penyair bisa membuat puisi yang sederhana karena banyak orang yang suka dengan puisi singkat di media sosial. Puisi adalah karya sastra yang berisi kalimat yang menggambarkan perasaan dan pemikiran penyair.
Pengertian Puisi
Mengutip dari buku Strategi Ampuh Memahami Makna Puisi: Teori Semiotika Michael Riffaterre dan Penerapannya, Kodrat Eko Putro Setiawan dan Dr. Andayani, (2019:1), secara etimologi, pengertian puisi dijelaskan dalam Bahasa Yunani yaitu poites.
Arti kata poites adalah pembangunan, pembuat, dan pembentuk. Sedangkan dalam Bahasa Inggris berasal dari kata poem atau poetry yang artinya pembuatan dan membuat.
Namun secara bahasa pengertian puisi adalah ragam karya sastra yang di dalamnya ada peristiwa kebahasaan yang ditulis untuk mengungkapkan perasaan dan pemikiran penyair.
Puisi adalah jenis karya sastra Indonesia yang paling tua namun terus ada hingga saat ini.
Puisi ditulis dengan pilihan bahasa yang indah dan mengandung makna mendalam sehingga bisa membuat hati pembaca tersentuh. Menulis puisi juga tidak bisa serta merta langsung jadi karena perlu memahami tata cara penulisannya.
Cara Menulis Puisi yang Menarik
Bagi penyair pemula yang kesulitan mengekspresikan isi hati dan pikiran ke bentuk puisi bisa simak cara menulis puisi berikut ini.
1. Menentukan Judul dan Tema
Cara pertama adalah menentukan judul dan tema yang akan diangkat menjadi puisi terlebih dahulu. Untuk menentukan tema bisa dengan melihat kondisi sekitar atau hal-hal yang diamati.
2. Menentukan Diksi dan Gaya Bahasa
Setelah itu, penyair bisa menentukan diksi dan gaya bahasa termasuk majas yang akan digunakan. Hal ini agar bisa membuat puisi dengan unik dan menarik. Namun bukan berarti menggunakan majas dari awal hingga akhir.
3. Menggunakan Rima
Rima adalah bunyi yang sama pada puisi agar menciptakan keindahan. Dengan rima, bisa menunjukkan kreativitas dari penyair.
4. Menentukan Bait
Langkah berikutnya adalah membuat puisi dengan menentukan bait sesuai dengan jenisnya. Berikut jenis-jenis puisi berdasarkan jumlah bait.
Sonata: puisi dengan empat baris di masing-masing dua bait pertama dan tiga baris di masing-masing dua bait terakhir.
Kuint: puisi dengan lima baris di satu bait.
Kuatren: puisi dengan empat baris untuk satu bait.
Terzina: puisi yang terdiri dari tiga baris per bait.
Distikon: puisi dengan masing-masing dua baris di setiap bait.
Cara menulis puisi di atas bisa diterapkan oleh penyair pemula agar menghasilkan puisi yang indah dan bermakna. (GTA)
Baca Juga: Puisi Akrostik Nama A-Z tentang Cita-Cita dan Kehidupan
