Cara Merawat Durian di Musim Hujan agar Tetap Berbuah

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Musim hujan jadi tantangan bagi petani durian. Curah hujan yang tinggi berpotensi memicu berbagai permasalahan.Dengan perawatan tepat, pohon durian tetap bisa berbuah lebat. Kunci utamanya ada pada drainase dan pengendalian hama.
Cara Merawat Durian di Musim Hujan agar Tetap Panen
Menurut buku Menggapai Laba dari Budidaya Durian: Tanaman Banyak Manfaat karya M. Jawal Anwarudin Syah (2024), durian adalah tanaman buah tropis yang mempunyai postur besar dan kuat.
Namun, keunggulan fisik ini tetap perlu ditunjang dengan perawatan yang tepat. Adapun cara merawat durian di musim hujan agar hasil panen tetap maksimal:
Penyiraman: Tidak perlu melakukan penyiraman rutin, cukup pastikan tanah tetap lembap.
Pemupukan: Gunakan pupuk organik fermentasi setiap dua bulan, dan kombinasikan dengan pupuk kimia empat bulan sekali.
Pemangkasan: Potong cabang yang rimbun untuk memperlancar sirkulasi udara dan pencahayaan.
Pengendalian Hama: Bersihkan gulma agar tidak berebut nutrisi dengan pohon.
Rekomendasi Pupuk Durian saat Musim Hujan
Durian termasuk jenis pohon peneduh karena besar dan rindang saat dewasa. Memilih pupuk yang tepat penting untuk menjaga kesuburannya. Rekomendasi jenis pupuk untuk pohon durian saat musim penghujan:
Pupuk MKP: Mengandung 52% fosfat dan 34% kalium yang mempercepat pertumbuhan akar, memperkuat bunga, serta meningkatkan kualitas buah.
Pupuk KNO3 Putih: Terdiri dari nitrogen dan kalium yang memacu pertumbuhan bunga, memperkuat buah, serta menjaga kualitasnya hingga panen.
Pupuk Meroke Karate Plus Boroni: Kaya nitrogen, boron, dan kalsium yang mendukung pembelahan sel, memperkuat dinding sel, serta meningkatkan hasil buah.
Penyakit Pohon Durian di Musim Hujan
Musim penghujan tidak hanya membawa kesuburan, tetapi juga memicu pertumbuhan penyakit tanaman. Durian bukanlah buah yang cocok ditanam saat musim hujan, sehingga beberapa penyakit yang sering menyerang:
Kanker Batang: Gejalanya kulit batang menghitam, daun layu dan rontok, serta cabang mengering. Penanganan dilakukan dengan memotong bagian yang terinfeksi.
Busuk Akar: Ciri-cirinya daun menguning dan gugur, batang bagian bawah berlendir, serta akar membusuk. Solusinya perbaiki sistem drainase agar air tidak menggenang.
Antraknosa: Tanda-tandanya muncul bercak hitam, bunga rontok, dan buah membusuk. Cegah dengan menyemprotkan fungisida mankozeb atau azoksistrobin.
Kesimpulan
Cara merawat durian di musim hujan agar tetap berbuah, yaitu memperhatikan penyiraman, pemupukan, pemangkasan, dan pengendalian hama.
Pupuk MKP, KNO3 Putih, dan Meroke Karate Plus Boroni sangat direkomendasikan untuk pohon durian saat musim penghujan.
Kenali ciri-ciri penyakit pohon durian, seperti kanker batang, busuk akar, dan antraknosa agar bisa segera diatasi.
Baca juga: Cara Menanam Semangka di Musim Hujan Agar Sukses Panen
