Konten dari Pengguna

Cara Tumbuhan Mengubah Sinar Matahari Menjadi Energi Untuk Tumbuh dan Berkembang

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana tumbuhan memproses sinar matahari menjadi energi untuk tumbuh dan berkembang, foto:pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana tumbuhan memproses sinar matahari menjadi energi untuk tumbuh dan berkembang, foto:pexels

Bagaimana tumbuhan memproses sinar matahari menjadi energi untuk tumbuh dan berkembang? Secara umum cara tumbuhan untuk mendapatkan asupan energi dengan mengubah sinar matahari menjadi energi biokimia.

Peristiwa tersebut sering disebut dengan proses fotosintesis yang menghasilkan berupa makanan (gula) dan oksigen. Hal tersebut yang menjadi kunci penting dalam keberlangsungan hidup dari setiap tumbuhan.

Bagaimana tumbuhan memproses sinar matahari menjadi energi untuk tumbuh dan berkembang?

Ilustrasi Bagaimana tumbuhan memproses sinar matahari menjadi energi untuk tumbuh dan berkembang, foto:pixaby

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam SMP dan MTs Kelas VIII, Wasis dan Sugeng (2008:67) cara mengenai bagaimana tumbuhan memproses sinar matahari menjadi energi untuk tumbuh dan berkembang, sering disebut dengan nama fotosintesis.

Proses tersebut dapat terjadi, karena adanya sel sel yang mempunyai kandungan krolofil atau zat hijau daun pada tumbuhan. Di mana cahaya atau sinar matahari akan diserap oleh klorofil.

Selanjutnya diubah menjadi sebuah energi kimia dan disimpan dengan bentuk berupa karbohidrat ataupun senyawa organik lainnya.

Di dalam tubuh tumbuhan karbohidrat tersebut di ubah menjadi protein, vitamin, lemak ataupun senyawa lainnya. Berikut adalah proses tumbuhan dalam memperoleh energi dengan bantuan sinar matahari.

  1. Sinar matahari masuk dengan melewati bagian atas dari daun tumbuhan.

  2. Klorofil yang terdapat pada sel-sel hijau daun memungkinkan untuk dapat melakukan penyerapan energi matahari.

  3. Klorofil melakukan penggabungan air dengan karbon dioksida (CO2) untuk diubah menjadi karbohidrat, seperti glukosa. Peristiwa tersebut dengan melalui proses glikolisis yang menghasilkan ATP (Adenosine Triphosphate).

  4. Selanjutnya berlanjut pada tahap proses fotosintesis II. Di mana ATP dan NADPH (Nukelotida Adenil Difosfat Hidrat) dihasilkan melewati tahap glikolisis. Tahap glikolisis tersebut dipakai untuk mengubah air menjadi oksigen.

  5. Kemudian oksigen yang dihasilkan, dilakukan pelepasan ke atmosfer.

  6. Karbon dioksida yang telah diserap tumbuhan, selanjutnya disimpan menjadi glukosa. Nantinya glukosa tersebut dipakai dalam pembentukan protein, asam nukleat, lemak, dan asam amino.

Sehingga proses tersebut sangat dibutuhkan oleh tumbuhan dalam bertumbuh dan berkembang. Karena hasil dari proses tersebut berupa karbohidrat yang lebih kompleks, seperti selulosa, amilum, dan glikogen, yang selanjutnya akan disimpan oleh tumbuhan menjadi cadangan makanan dan asupan nutrisinya.

Baca Juga: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Fotosintesis pada Tumbuhan

Penjelasan mengenai bagaimana tumbuhan memproses sinar matahari menjadi energi untuk tumbuh dan berkembang sangat penting diketahui oleh siswa. Hal tersebut karena dapat menjadi bahan belajarnya. (PAM)