Konten dari Pengguna

Cerita Hikayat Bunga Kemuning dan Pesan Moralnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cerita hikayat bunga kemuning. sumber: Pexels/Monstera Production
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cerita hikayat bunga kemuning. sumber: Pexels/Monstera Production

Cerita Hikayat Bunga Kemuning merupakan salah satu kisah menarik yang dapat menjadi bacaan dan media belajar Bahasa Indonesia. Dengan memperbanyak membaca hikayat, maka wawasan akan semakin luas.

Hikayat Bunga Kemuning bukan hanya menyajikan cerita yang unik, tetapi juga mengandung pesan pendidikan moral yang baik. Hal ini dapat menjadi pelajaran bagi pembaca dan mengambil pesan positif yang disampaikan.

Cerita Hikayat Bunga Kemuning

Ilustrasi cerita hikayat bunga kemuning. sumber: Pexels/Edgar Colomba

Menurut buku Sejarah 2, Drs. Sardiman A.M., M.Pd. (2008:123), hikayat adalah karya sastra yang berisi cerita sejarah yang menarik, penuh keajaiban, atau hal-hal yangtidak masuk akal. Hikayat ditulis dalam bentuk karangan bebas atau prosa.

Cerita Hikayat Bunga Kemuning menceritakan tentang seorang raja yang memiliki sepuluh orang putri yang nakal dan sering bertengkar. Hal ini terjadi karena kesibukan raja yang tidak memiliki waktu mendidik mereka. Sedangkan sang ibunda telah meninggal.

Nama putri-putrinya yang cantik jelita adalah Putri Jambon, Putri Jingga, Putri Biru, Putri Ungu, Putri Nila, Putri Hijau, Putri Kelabu, Putri Oranye, Putri Merah Merona, dan Putri Kuning. Semua bersikap tidak terpuji kecuali Putri Kuning.

Ketika sang raja hendak pergi lama dan jauh, hanya Putri Kuninglah yang tidak meminta hadiah dan oleh-oleh macam-macam. Raja sangat sayang kepadanya, sampai pulang dari bepergian pun, Putri Kuning tetap menyambutnya dengan baik, tidak seperti putri-putri lainnya yang sibuk sendiri.

Suatu hari, putri-putri lain mencelakai Putri Kuning karena hendak merebut kalung pemberian raja. Ternyata Putri Kuning meninggal karena terbentur jatuh. Saudara-saudaranya mengubur Putri Kuning di tengah taman istana.

Raja mencari anak kesayangannya dan tak kunjung ditemukan. Sampai ia tahu jika anak-anaknya yang berbuat jahat, dan raja menyesal atas kelalaiannya mendidik anak.

Tak lama tumbuhlah bunga yang menyerupai jubah Putri Kuning di atas makamnya. Baunya harum, bunga itu mengingatkan raja pada Putri Kuning. Bunga Kemuning banyak memberi manfaat bagi manusia hingga saat ini.

Pesan moral dari cerita ini adalah tidak boleh lalai dalam mendidik anak, tidak boleh berbuat jahat, harus senantiasa berlaku baik dan bijak dan kebaikan pasti akan dibawa hingga mati.

Cerita Hikayat Bunga Kemuning ini dapat menjadi inspirasi bagi pembacanya. Kisahnya menceritakan tentang karakter manusia, yakni kejahatan dan kebaikan. Banyak membaca akan memperluas pengetahuan dan mendapatkan pelajaran berharga. (DVA)

Baca Juga: Tema Hikayat Si Miskin dan Unsur Intrinsik Lainnya