Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Alga Berdasarkan Jenis-jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri alga. Sumber: unsplash.com/BrianYurasits.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri alga. Sumber: unsplash.com/BrianYurasits.

Ciri-ciri alga dipelajari secara khusus dalam ilmu biologi karena tidak bisa dimasukkan dalam kategori tumbuhan. Alga juga sering disalahartikan dengan lumut.

Alga sudah dimanfaatkan secara luas dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari karena dalam bentuk campuran dengan bahan lain. Mengetahui ciri-ciri alga akan menambah wawasan tentang organisme yang habitatnya jauh tapi pemanfaatannya dekat di sekitar.

Jenis-Jenis dan Ciri-ciri Alga

Ilustrasi ciri-ciri alga. Sumber: unsplash.com/PascalUhlig.

Alga adalah makhluk hidup yang termasuk dalam protista mirip tumbuhan. Alga tidak mempunyai akar, batang, daun dan jaringan pembuluh angkut. Jenis-jenis alga terdiri dari alga cokelat, alga merah, alga keemasan, alga hijau dan diatom.

Dikutip dari Cerdas Menjawab Soal Biologi untuk SMA/MA/MAK, Nunung Nurhayati dan Resty Wijayanti (2019:33), ciri-ciri alga adalah sebagai berikut:

  1. Pigmen

    Alga cokelat: fukosantain

    Alga merah: fikoeritrin

    Alga keemasan: xantofil

    Alga hijau: klorofil

    Diatom: diatoxantin.

  2. Bentuk

    Alga cokelat dan merah: benang atau seperti tumbuhan tingkat tinggi.

    Alga keemasan: benang atau seperti telapak tangan.

    Alga hijau: benang, lembaran dan bola.

    Diatom: talus yang terdiri dari epiteka dan hipoteka.

  3. Habitat

    Alga cokelat: air tawar, air laut dan pantai.

    Alga merah, keemasan dan diatom: air tawar dan air laut.

    Alga hijau: air tawar 90% dan air laut 10%.

  4. Dinding Sel

    Alga cokelat: selulosa dan asam alginat.

    Alga merah: makanan dan xilan.

    Alga keemasan dan diatom: kersik atau silika.

    Alga hijau: selulosa.

  5. Reproduksi Aseksual

    Alga cokelat: zoospora berflagel dua dan fragmentasi.

    Alga merah: spora haploid.

    Alga keemasan: zoospora berflagel banyak.

    Alga hijau: zoospora.

    Diatom: persatuan sel sperma dan sel ovum.

  6. Reproduksi Seksual

    Alga cokelat: isogami atau oogami.

    Alga merah, keemasan dan diatom: persatuan sel sperma dan sel ovum.

    Alga hijau: konjugasi.

  7. Peranan

    Alga cokelat: sebagai fitoplankton (salah satu jenis plankton) serta menghasilkan asam alginat untuk industri makanan, farmasi dan pupuk.

    Alga merah: untuk bahan agar-agar dan sup.

    Alga keemasan: sebagai fitoplankton dan produsen di perairan laut.

    Alga hijau: sebagai fitoplankton dan bahan makanan.

    Diatom: untuk bahan isolasi, penyekat dinamit dan penggosok.

  8. Contoh

    Alga cokelat: Fucus, Sargassum, Turbinaria.

    Alga merah: Eucheuma, Gracilaria, Gelidium.

    Alga keemasan: Pinnularia, Navicula, Synura.

    Alga hijau: Chlorella, Spirogyra, Ulva.

    Diatom: Desmidium, Bacteriastrum, Actinastrum.

Baca juga: 4 Contoh Perubahan Biologi di Kehidupan Sehari-hari

Itulah ciri-ciri alga yang menarik untuk diketahui. Pengetahuan ini berguna sebagai panduan agar tidak keliru dalam memanfaatkan alga. (lus)