Ciri-ciri Animalia beserta Pengelompokannya dalam Ilmu Biologi

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilmu biologi cukup banyak membahas ciri-ciri animalia beserta pengelompokannya. Hal ini karena animalia merupakan kingdom atau kerajaan makhluk hidup paling banyak di Bumi, dengan lebih dari dua juta spesies.
Hewan yang termasuk dalam kingdom animalia sangat beragam. Mulai dari hewan yang hanya bisa dilihat dari mikroskop hingga hewan yang tergolong raksasa.
Ciri-ciri Animalia
Pada dasarnya, animalia merupakan kingdom hewan dengan klasifikasi taksonomi organisme yang tidak memiliki dinding sel dan kroloplas sendiri. Karena itu, hewan kingdom animalia bergantung pada organisme lain untuk makan.
Salah satu hal unik dari kingdom animalia adalah menempati hampir seluruh habitat dan mikrohabitat yang ada di bumi. Mulai dari padang rumput, gurun, udara, air tawar, air asin, mata air panas, rawa, hutan, hingga bagian dalam hewan, tumbuhan, jamur, dan batu.
Agar lebih memahami ciri-ciri kingdom animalia, berikut ulasannya yang dikutip dari buku Cerdas Belajar Biologi, Oman Karmana (2007:188).
Organisme eukariotik yang multiselule. Artinya, hewan yang termasuk kingdom animalia memiliki banyak sel.
Heterotrof, artinya tidak dapat membuat makanan sendiri. Hewan kingdom animalia memperoleh energi dengan cara makan dan mencerna makanan tersebut di dalam tubuhnya.
Memerlukan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida sebagai zat sisa.
Memiliki banyak sel otot untuk pergerakannya dan sel saraf yang berfungsi untuk merespon setiap rangsang.
Reproduksi umumnya dilakukan secara seksual. Meski begitu, pada beberapa filum dilakukan secara aseksual.
Bentuk dewasanya selalu diploid.
Baca juga: Klasifikasi Kingdom Animalia dalam Ilmu Biologi
Pengelompokkan Animalia
Dikutip dari buku Mudah dan Aktif Belajar Biologi untuk Kelas X SMA/MA, Firmansyah dkk. (2007:124-125), berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, kingdom animalia dikelompokkan menjadi hewan tidak bertulang atau invertebrata, dan hewan bertulang belakang atau vertebrata.
Meski begitu, diperlukan sejumlah ciri lainnya untuk mengelompokkan animalia. Berikut di antaranya.
1. Simetri Tubuh
Dilihat dari simetri tubuhnya, invertebrata umumnya memiliki simetri tubuh radial dan simetri bilateral. Sedangkan vertebrata memiliki tubuh simetri bilateral.
Untuk menambah wawasan, simetri tubuh radial adalah jika tubuh hewan dipotong oleh garis khayal menjadi dua atau lebih bidang pembedahan, masing-masing hasil pembedahannya adalah cerminan yang lain.
Adapun simetri bilateral hanya memiliki satu bidang pembelahan yang dapat membagi tubuhnya menjadi dua belahan sama persis.
2. Jaringan Dasar
Berdasarkan jaringan penyusun tubuh, terdapat hewan diplobastik dan hewan tripoblastik. Diplobastik adalah kelompok hewan dengan jaringan dasar tubuhnya terdiri atas dua lapis. Sedangkan tripoblastik memiliki tiga lapisan tubuh.
3. Rongga Tubuh
Hewan tripoblastik berdasarkan rongga tubuhnya dikelompokkan menjadi aselomata, pseudoselomata, dan selomata.
Aselomata tidak memiliki rongga tubuh dan mesodermnya memiliki susunan yang padat. Pseudoselomata memiliki mesoderm yang bersebelahan dengan ekstoderm. Sedangkan selomata mempunyai rongga tubuh yang dilapisi oleh mesoderm.
Sekian penjelasan mengenai ciri-ciri animalia beserta pengelompokannya dalam ilmu biologi. Semoga ulasan ini dapat menambah pengetahuan seputar kingdom animalia. (YAS)
