Ciri-ciri Hutan Bakau, Pengertian, dan Manfaatnya bagi Kehidupan

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hutan bakau adalah pepohonan yang hidupnya di daerah payau pada pertemuan air laut dan air tawar di sekitar muara sungai. Ciri-ciri hutan bakau dapat dilihat dari jenis tanamannya yang didominasi oleh tanaman bakau.
Hutan bakau dapat dijumpai di pesisir laut. Hutan ini juga mampu memberikan perlindungan bagi kehidupan pantai dan lautan. Bahkan, jenis hutan ini juga memiliki berbagai manfaat yang penting bagi kehidupan.
Pengertian Hutan Bakau
Mengutip dari buku Abrasi karya Santi Kurniasih (2023:85), hutan bakau merupakan peredam erosi atau abrasi di kawasan pantai. Saat ini, penanaman tanaman bakau sudah digalakkan oleh banyak pihak.
Adanya hutan bakau dapat mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga gelombang air laut dapat dicegah sebelum sampai ke daratan. Tidak hanya untuk mengatasi abrasi atau erosi pantai saja, hutan ini juga telah dimanfaatkan untuk sarana rekreasi.
Ciri-ciri Hutan Bakau
Hutan bakau memiliki ciri-ciri yang mudah dikenali. Sebab, pertumbuhan bakau berbeda dengan tumbuhan pada umumnya. Berikut ini ciri-ciri hutan bakau yang bisa dipahami untuk menambah pengetahuan dan wawasan.
1. Ada Banyak Tumbuhan Bakau
Pada hutan bakau terdapat beberapa tumbuhan bakau dari marga Rhizophora, suku Rhizophoraceae. Pohon bakau memiliki akar tunjang yang besar dan berkayu, pucuk yang tertutup, daun penumpu yang meruncing, serta buah yang berkecambah dan berakar ketika masih di pohon.
2. Lingkungannya Dipengaruhi oleh Pasang Surut Air Laut
Hutan bakau memiliki formasi hutan yang tumbuh dan berkembang di daerah landai tepatnya di muara sungai dan pesisir pantai. Kondisi ini mengakibatkan lingkungan hutan bakau dipengaruhi oleh pasang surut air laut.
Tidak heran jika kawasan hutan bakau secara rutin digenangi oleh pasang air laut. Maka dari itu, lingkungan hutan ini bersifat salin dan tanahnya jenuh air dengan vegetasi yang hidup dinamakan halopita.
3. Tanah dengan Kandungan Oksigen yang Rendah
Tumbuhan bakau yang ada di pesisir pantai dimanfaatkan untuk menurunkan kadar karbondioksida (CO2) di udara. Hal ini menyebabkan tanah di sekitar tanaman ini memiliki kandungan oksigen yang cenderung rendah dibandingkan karbondioksida.
Manfaat Hutan Bakau bagi Makhluk Hidup
Hutan bakau tumbuh dengan alur sejajar sepanjang garis pantai. Hutan ini memiliki beberapa fungsi dan manfaat. Adapun manfaat pertumbuhan bakau di pesisir pantai bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup bisa dipahami sebagai berikut:
Sebagai pelindungnya pantai dari bahaya abrasi dan erosi
Habitat berbagai jenis burung, mamalia, reptil, dan ikan.
Sebagai tempat pemijahan beberapa ikan dan udang.
Sebagai penjernih air laut dari sedimen
Menjadi tempat hidup biota laut
Membantu menurunkan kandungan karbondioksida (CO2) di udara
Menghambat penyebaran bahan-bahan yang bersifat racun di pantai.
Sebagai penahan peresapan air laut ke daratan.
Baca juga: 10 Ciri-ciri Hutan Rawa Gambut di Indonesia
Itulah penjelasan mengenai ciri-ciri hutan bakau beserta pengertian dan ciri-cirinya. Semoga penjelasan yang disampaikan bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan wawasan. (NTA)
