Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Jahe beserta Bentuk dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri jahe. Sumber: unsplash.com/sentot setyasiswanto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri jahe. Sumber: unsplash.com/sentot setyasiswanto

Ciri-ciri jahe bisa dilihat dari bentuk tanamannya, rimpangnya serta bau khas yang dimilikinya. Tentunya ada karakter tersendiri yang dimiliki oleh jahe.

Karakter jahe nampak dari ukurannya yang lebih besar dibandingkan jenis tanaman rimpang yang sering dijadikan bumbu dapur pada umumnya.

Ciri-Ciri Jahe dari Segi Morfologi

Ilustrasi ciri-ciri jahe. Sumber: unsplash.com/engin akyurt

Dikutip dari website sliyeg.indramayukab.go.id, ciri- ciri jahe dapat dilihat dari:

  1. Batangnya yang merupakan batang semu dengan tinggi 30 hingga 100 cm.

  2. Akarnya berbentuk rimpang dengan daging akar berwarna kuning hingga kemerahan dengan bau menyengat.

  3. Daun tanaman jahe menyirip dengan panjang 15 hingga 23 mm dan panjang 8 hingga 15 mm.

  4. Tangkai daun berbulu halus.

Jenis-Jenis Jahe dan Manfaatnya

Mengutip dari buku Mengenal 10 Tanaman Obat Keluarga karya Dra. MASLAN HARAHAP (2022:100-101), ada jenis-jenis jahe yang dibedakan berdasarkan ukuran, bentuk, dan warna rimpangnya, yaitu:

1. Jahe Putih

Jahe ini juga disebut dengan nama jahe kuning besar, jahe gajah, jahe badak, atau jahe kombongan. Jahe putih memiliki rimpang yang besar dan gemuk, potongan melintang berwarna putih kekuningan, berserat sedikit, dan lembut.

Jahe gajah biasanya dikonsumsi saat masih muda atau setelah aroma kurangnya tajam dan rasanya kurang pedas. Jahe ini banyak dikonsumsi selagi segar atau diolah untuk bumbu masak.

2. Jahe Putih Kecil

Nama lain dari jahe jenis ini adalah jahe sunti atau jahe emprit. Jahe ini memiliki potongan melintang berwarna putih kekuningan, berbentuk agak pipih, berserat lembut, dengan aroma yang agak tajam.

Umumnya, jahe putih kecil dipanen dalam keadaan tua. Jenis jahe ini memiliki rasa lebih pedas dibandingkan jahe gajah. Alasannya karena jahe putih kecil memiliki kandungan minyak atsiri yang lebih banyak daripada jahe gajah.

3. Jahe Merah

Disebut jahe merah karena warna rimpangnya berwarna jingga muda hingga berwarna merah. Jahe ini memiliki serat yang kasar, aromanya sangat tajam, dan rasanya sangat pedas.

Jahe merah biasanya dipanen tua dan digunakan sebagai komponen dan jamu. Sering kali jahe merah diambil oleoresin dan minyak atsirinya sebagai bahan pengobatan.

Baca juga: 7 Manfaat Jahe untuk Tubuh Lengkap dengan Kandungan Gizinya

Jahe banyak mengandung vitamin C dan magnesium. Kandungan ini membuatnya membantu tubuh untuk memperkuat sistem imun.

Selain kedua zat tersebut, jahe juga memiliki memiliki kandungan gingerols, shogaols, dan zingerones yang dapat berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh.

Demikian ciri-ciri jahe berdasarkan bentuknya yang mudah untuk dikenali. (IMA)