Ciri-Ciri Jaringan Meristem, Jenis, dan Fungsinya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tumbuhan memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan di Bumi. Oleh karena itu, tumbuhan harus dipelajari. Sama seperti makhluk hidup lain, tumbuhan juga terdiri dari beberapa jenis jaringan, misalnya jaringan meristem. Apa saja ciri-ciri jaringan meristem?
Selain ciri-cirinya, pengertian, jenis, dan fungsi jaringan meristem juga harus dipahami. Dengan begitu, pengetahuan tentang tumbuhan akan bertambah.
Pengertian dan Ciri-Ciri Jaringan Meristem
Dikutip dari Biologi SMA dan MA untuk Kelas XI, Aryulina, dkk (2004:36-37), jaringan meristem atau jaringan muda adalah jaringan yang terdiri dari sekelompok sel tumbuhan yang aktif membelah. Adapun ciri-ciri jaringan meristem adalah sebagai berikut.
Terdapat sitoplasma yang padat dan sedikit pada selnya, vakuola berukuran kecil, serta plastida yang belum matang
Jaringan meristem tersusun dari sel-sel muda yang ukurannya kecil dan bulat.
Karena masih muda, dinding selnya tipis dan elastis
Sel-sel yang menyusun jaringan meristem padat dan tidak memiliki banyak ruang di antara sel-selnya karena selnya masih terus berkembang.
Fungsi dan Jenis Jaringan Meristem
Fungsi jaringan meristem adalah untuk pertumbuhan tanaman, misalnya dalam pembentukan daun, batang, akar, dan cabang. Berdasarkan asal pembentukannya, jaringan meristem dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Promeristem
Promeristem merupakan jaringan meristem yang sudah ada ketika tumbuhan masih dalam tingkat embrio.
2. Meristem primer
Meristem primer merupakan jaringan meristem yang ditemukan pada tumbuhan dewasa dan masih membelah diri. Biasanya, jaringan ini bisa ditemukan di ujung batang dan ujung akar yang bisa menyebabkan tumbuhan bertambah tinggi.
Sel-sel meristem bagian apikal atau daerah paling ujung (meristem apikal) tumbuh memanjang sehingga memungkinkan akar dan batang tumbuh memanjang.
3. Meristem sekunder
Meristem sekunder merupakan jaringan meristem yang berasal dari jaringan meristem primer. Contohnya adalah kambium. Kambium adalah lapisan sel-sel tumbuhan yang aktif membelah dan ada di antara xilem dan floem.
Xilem adalah jaringan pengangkut air dan garam mineral dari akar ke seluruh tubuh tumbuhan. Sedangkan floem adalah jaringan pengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.
Kambium mengakibatkan pertumbuhan sekunder, yakni membesarnya batang pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka).
Baca juga: Mengenal Tumbuhan Cantik dengan Melihat Ciri-Ciri Tumbuhan Angiospermae
Penjelasan mengenai ciri-ciri jaringan meristem, jenis, dan fungsinya tersebut bisa dipahami untuk menambah wawasan. (KRIS)
