Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Kekurangan Elektrolit dan Cara Mengatasinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri kekurangan elektrolit. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri kekurangan elektrolit. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Tubuh membutuhkan keseimbangan kadar elektrolit di dalamnya. Kekurangan elektrolit dapat menimbulkan gejala dan dapat mengganggu aktivitas. Ada beberpa ciri-ciri kekurangan elektrolit. Namun, ciri yang paling umum adalah tubuh lelah dan lemah.

Cairan elektrolit memiliki peran penting dalam menjalankan fngsi organ tubuh. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit agar seluruh organ dapat bekerja dengan normal dan tubuh terhindar dari gangguan kesehatan karena kekurangan elektrolit.

Ciri-ciri Kekurangan Elektrolit

Ilustrasi Ciri-ciri kekurangan elektrolit. Sumber: Pexels/Andrew Neel

Berdasarkan buku Cairan, Elektrolit, dan Keseimbangan Asam Basa, Erin H. M., (2019: 848), berikut ini merupakan ciri-ciri kekurangan elektrolit yang perlu diwaspadai agar tidak sampai menimbulkan masalah kesehatan lain yang lebih fatal.

1. Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi tubuh yang kehilangan cairan tubuh secara berlebihan. Dehidrasi erat hubungannya dengan kekurangan elektrolit karena proses terjadinya dehidrasi memengaruhi kadar elektrolit dalam tubuh.

2. Sakit Kepala

Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh dapat menimbulkan gejala sakit kepala atau pusing.

3. Mudah Lelah

Kekurangan natrium dan kalium dapat menyebabkan tubuh merasa mudah lelah dan oto menjadi lemah. Meskipun bukan menimbulkan rasa sakit yang berlebihan, tetapi hal ini sangat mengganggu pada aktivitas sehari-hari.

4. Kram

Kekurangan magnesium dan kalium pada otot dapat menyebabkan kram secara tidak terduga di sela-sela olahraga atau aktivitas fisik lain.

5. Gangguan pada Organ Jantung

Kekurangan kalium dan magnesium dapat mempengaruhi kenormalan kerja jantung. Hal yang dapat ditimbulkan berupa aritmia atau irama jantung yang tidak teratur, melemahnya denyut jantung, hingga palpitasi jantung berdetak kencang.

6. Gangguan pada Sistem Pencernaan

Kekurangan elektrolit juga akan berpengaruh pada gerakan usus. Sebagai akibatnya, bisa terjadi gangguan pencernaan, seperti sembelit dan juga diare.

Cara Mengatasi Kekurangan Elektrolit

Ilustrasi Ciri-ciri kekurangan elektrolit. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Kekurangan elektrolit bukanlah hal yang tidak bisa dicegah. Karena lebih baik menjaga tubuh tetap sehat daripada mengobati, sebaiknya seseorang menjaga pola makan yang seimbang dan rutin berolahraga ringan.

Namun, jika kekurangan elektrolit tetap terjadi, hal ini juga dapat diatasi sesuai kebutuhan pasien. Mengonsumsi larutan elektrolit adalah cara yang paling mudah dilakukan.

Larutan elektrolit adalah larutan yang mengendung ion-ion yang mampu menghantarkan listrik dalam tubuh. Contoh kandungan dalam larutan elektrolit adalah natrium, kalium, dan magnesium.

Baca juga: Larutan Elektrolit dan Non-elektrolit: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Dengan menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, akan membuat berbagai organ tubuh bekerja dengan normal sehingga ciri-ciri kekurangan elektrolit tidak akan terjadi. (REY)