Ciri-ciri Kuas Cat Air Mulai dari Bulu sampai Pegangannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam seni melukis tentunya membutuhkan alat-alat untuk menentukan hasil akhir lukisan. Salah satunya, kuas cat air. Terdapat ciri-ciri kuas cat air yang bisa memengaruhi hasil seni dari para seniman.
Dikutip dari Buku Seni Rupa SMA Kelas 3, Dedi Nurhadiat dkk, (hal. 81), cat air disebut juga water colour, dan karya lukisnya disebut lukisan Aquarel. Melukis dengan cat air memerlukan latihan berulang kali, karena setingkat lebih sulit dari teknik melukis dengan krayon.
Ciri-ciri Kuas Cat Air
Namun, pada kuas cair air memiliki ciri yang lebih ringan dan halus, sehingga cocok untuk menggoreskan cat yang lebih encer atau cair.
Selain itu, terdapat ciri-ciri kuas cat air yang bisa mempengaruhi cara kerja kuas dan hasil akhir goresan di permukaan kertas. Berikut pembahasannya.
1. Ciri Bulu Kuas Cat Air
Ciri bulu kuas cat air umumnya terbuat dari dua jenis bahan, yaitu hewan dan serat sintetis. Jenis bulu yang digunakan dalam kuas dapat mempengaruhi karakter kuas tersebut, seperti tingkat kelembutannya, kekuatan, sampai elastisitasnya.
Kuas cair air yang terbuat dari bulu hewan biasanya memiliki harga lebih mahal daripada yang terbuat dari bahan sintetis, karena untuk kuas car air sintetis cenderung sedikit lebih kaku daripada yang dari bulu hewan atau alami.
2. Ciri Bentuk Ujung Kuas Cat Air
Selanjutnya, terdapat banyak ciri bentuk ujung kuas cair air, dan masing-masingnya mempengaruhi hasil goresan. Beberapa bentuk ujung kuas yang umum ada di pasaran antara lain yaitu:
Round brushed atau kuas bulat, yaitu jenis kuas bulat yang berfungsi sebagai kuas two in one, karena ujungnya runcing, sehingga dapat membuat sapuan halus, dan bagian pangkal lebih lebar untuk menciptakan sapuan lebih tebal.
Flat brushes atau kuas datar, yaitu kuas cat air dengan ujung rada dan biasanya berbulu pendek dan membentuk persegi. Jenis ini untuk membuat garis, mengecat tepian, bentuk geometris, serta sapuan.
Mop brushes atau kuas pel, yaitu kuas cat air berbentuk bulat besar yang dapat menyerap lebih banyak air. Jenis ini bisa untuk melukis yang membutuhkan banyak air dan pekerjaan lukisan yang besar.
Liner brushes atau kuas garis, yaitu kuas cat air yang memiliki bulu tipis dan panjang, sangat bagus untuk membuat garis panjang yang halus.
Cat’s tongue brushes atau kuas lidah kucing, yaitu kuas dengan ujung membulat dapat digunakan dengan cara tegak lurus atau miring untuk membuat sapuan kuas yang menarik.
3. Ciri Pegangan Kuas Cat Air
Pegangan adalah bagian kuas yang digenggam oleh seniman. Bahan, ukuran, dan pegangan ini bisa berbeda-beda, ada yang terbuat dari kayu, plastik, atau logam.
Pilihlah pegangan yang nyaman, sehingga membantu bekerja dengan lebih baik dan mengurangi kelelahan ketika melukis.
Baca juga: Mengenal Ciri-Ciri Seni Lukis Cat Air untuk Dipahami Pemula
Itulah ciri-ciri kuas cat air mulai dari bulu sampai dengan pegangannya yang penting dalam seni lukis dan dapat dipilih sesuai dengan preferensi para seniman. Semoga informasinya membantu. (ERI)
