Ciri-ciri Musik Abad Pertengahan beserta Zaman Lainnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara historis, perkembangan musik klasik umumnya dimulai dari abad pertengahan. Ciri-ciri musik abad pertengahan salah satunya terletak pada paduan suara.
Musik klasik pada dasarnya merupakan sebuah komposisi musik yang lahir di budaya Eropa sekitar tahun 1750-1825. Biasanya musik ini digolongkan melalui periodisasi tertentu, yang dimulai dari periode klasik, kemudian diikuti oleh baroque, rokoko, dan juga romantik.
Ciri-ciri Musik Abad Pertengahan
Dikutip dari buku Dunia Musik Sains-Musik untuk Kebaikan Hidup, Eya Grimonia (2014: 42), periode musik pada abad pertengahan dapat disebut dengan musik medieval. Musik ini merupakan bagian yang sangat penting dari kehidupan sehari-hari pada masyarakat zaman tersebut.
“Do-re-mi-fa-sol-la-si-do” yang saat itu dikenal dengan solmisasi, ditemukan pada abad pertengahan. Musik ini sangat populer pada saat perayaan dan pesta.
Ciri-ciri musik abad pertengahan adalah sebagai berikut:
Peranan paduan suara dapat menyanyikan lebih dari satu suara dan terus berkembang
Ditemukannya sebuah notasi dan pencatatan nada
Hadirnya masuknya musik keduniawian berjenis suara satu
Berkembangnya musik atau lagu bersuara banyak (musik polifoni)
Semakin berkembangnya nyanyian keagamaan
Musik abad pertengahan sekuler didominasi oleh penghibur keliling
Musik abad pertengahan mengatur kata-kata secara sederhana
Periodisasi Zaman Musik Klasik
Musik klasik merupakan jenis musik yang mempunyai makna kelas tinggi. Musik ini memiliki kualitas yang tidak sembarangan. Genre musik tersebut berkembang pada tahun 1795 di daratan Eropa.
Setelah melewati masa abad pertengahan, beberapa periodisasi zaman musik klasik selanjutnya adalah sebagai berikut.
1. Zaman Renaissance
Pada zaman ini, dimulai sekitar tahun 1500 sampai 1600-an. Pada zaman tersebut musik klasik meningkat cukup tajam.
Hal ini diakibatkan karena penggunaan alat musiknya yang lebih beragam sehingga menghasilkan jenis musik yang lebih bervariasi. Pada zaman renaissance, mulai terbentuk notasi musik dan ornamen musik Eropa yang turut mengisi inovasi dalam dunia musik.
2. Zaman Baroque
Zaman selanjutnya adalah musik klasik zaman baroque. Pada zaman ini, musik tersebut semakin berkembang dengan menggunakan tonal counterpoint yang lebih canggih dan kompleks, beserta penambahan bass line.
Setelah beberapa lama waktu kemudian, muncul pula opera drama musikal yang mampu membentuk image bagi seni musik itu sendiri. Biasanya, bentuk vokal seperti vocal orator dan cantata lebih umum untuk diperdengarkan dalam musik klasik zaman ini.
3. Zaman Romantik
Periodisasi zaman selanjutnya adalah pada zaman romantik. Pada zaman tersebut para penggubah lagu hanya berfokus pada baris melodi yang lebih kompleks dan panjang, serta ditambah adanya unsur ekspresi dan emosi yang beriringan.
Baca juga: 5 Contoh Alat Musik Petik beserta Penjelasannya
Itulah ciri-ciri musik abad pertengahan beserta zaman lainnya. Semoga dipahami pembaca sehingga menjadi bacaan yang bermanfaat. (MAE)
