Ciri-ciri Sirkum Mediterania dan Jalur-jalur yang Dilalui

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri Sirkum Mediterania merupakatan materi dalam ilmu geografi yang menunjukkan bagaimana pulau-pulau saling terhubung. Pengetahuan tentang sirkum menjawab rasa penasaran tentang apakah benua-benua terpisah atau terhubung di bawah laut.
Materi tentang sirkum mengasyikkan untuk disimak. Materi ini akan semakin menarik untuk dibahas jika dilakukan sambil mengamati peta dunia.
Ciri-ciri Sirkum Mediterania Secara Geografi
Dikutip dari Geografi dan Sosiologi: Pelajaran Terpadu untuk SMP Kelas IX, Dwi Sukanti L.N. dan Kawan-kawan (2007:54), sirkum adalah pegunungan lipatan muda yang terbentuk dari tenaga orogenetik yang berasal dari dalam bumi.
Sirkum ada 2 macam, yaitu Sirkum Mediterania dan Pasifik. Keduanya memiliki ciri-ciri dan jalur yang berbeda, namun pada akhirnya bertemu di Indonesia.
Berikut adalah ciri-ciri Sirkum Mediterania dan jalur-jalurnya.
1. Ciri Utama Sirkum Mediterania
Berikut adalah ciri-ciri utama Sirkum Mediterania:
Terdapat gunung berapi, baik yang sudah meletus maupun belum meletus.
Terdapat gunung-gunung yang tidak aktif.
Beberapa bagian dari pegunungan ini berada di dalam laut.
Sebagian pulau kecil di wilayah ini merupakan tonjolan atau puncak pegunungan yang berada di dalam laut.
Memiliki 2 jalur yang disebut sebagai busur dalam dan busur luar ketika memasuki wilayah Indonesia.
2. Jalur-jalur Sirkum Mediterania
Sirkum Mediterania berawal dari Pegunungan Alpen di Eropa yang bersambung dengan Pegunungan Himalaya di Asia Tengah dan berakhir di Indonesia. Di Indonesia, Sirkum Mediterania dibedakan menjadi 2 jalur, yaitu busur dalam dan busur luar.
Busur Dalam
Jalur ini memiliki ciri utama berupa jalur gunung berapi, baik yang sudah pernah meletus maupun belum pernah meletus sehingga disebut sebagai jalur vulkanik.
Pegunungan di busur dalam membentang dari Sumatra, Jawa, Bali, Sumbawa, Lombok, Alor hingga Laut Banda. Gunung-gunung pada busur dalam, antara lain Gunung Kerinci, Krakatau dan Bromo.
Busur Luar
Gunung-gunung pada busur luar bukan merupakan gunung berapi sehingga disebut jalur nonvulkanik.
Pegunungan di busur luar membentang dari Nias di pantai barat Sumatra, Mentawai, Enggano, lalu masuk ke Jawa, Nusa Tenggara hingga Pulau Buru dan pulau-pulau kecil lainnya.
Baca juga: Dampak Positif dan Negatif Tenaga Endogen
Ciri-ciri Sirkum Mediterania di atas menunjukkan bagaimana Indonesia terhubung hingga Eropa. Ciri-ciri tersebut juga menunjukkan posisi Indonesia yang secara geografis penting untuk diperhatikan karena merupakan ujung dari Sirkum Mediterania. (lus)
