Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Sistem beserta Pengertian dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri sistem. Sumber: unsplash.com/ Kaleidico
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri sistem. Sumber: unsplash.com/ Kaleidico

Ciri-ciri sistem yaitu terdiri dari berbagai komponen yang saling berhubungan. Setiap komponen berkoordinasi untuk menjalankan fungsinya. Jika salah satu komponen hilang maka sebuah sistem tidak akan bisa berjalan.

Banyak hal yang dibangun dengan sistem, contohnya perusahaan, sekolah bahkan komputer sekalipun. Semuanya dibangun dan dijalankan dengan kolaborasi dalam sistem yang saling berkaitan.

Ciri-ciri Sistem dan Contohnya

Ilustrasi ciri-ciri sistem. Sumber: unsplash.com/Kaleidico

Pengertian sistem adalah kumpulan dari dua atau lebih komponen yang saling bekerja dan berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu. Berikut ini ciri-ciri sistem yang dikutip dari buku Sistem Informasi Akuntansi: Aplikasi Di Sektor Publik: Panduan Praktis Analisis dan Perancangan Implementasi SIA di Sektor Publik karya Sri Mulyani, dkk.(2019: 3-4).

1. Memiliki Komponen

Sistem memiliki komponen-komponen yang saling berhubungan. Misalnya sistem komputer yang terdiri dari komponen berupa hardware seperti CPU, keyboard, layar dan mouse serta software berupa aplikasi yang tertanam di dalam programnya. Dengan demikian sebuah sistem komputer bisa berjalan.

2. Komponen-komponen Sistem yang Terintegrasi

Komponen sistem terintegrasi atau saling berhubungan. Setiap komponen saling mendukung satu dengan yang lain dan bekerja sama untuk menghasilkan sebuah gerakan yang searah.

Contoh: dalam sistem perusahaan terdapat komponen berupa sub sistem yang dibagi menjadi beberapa divisi pekerjaan. Salah duanya adalah divisi marketing dan produksi. Barang yang dihasilkan dari kegiatan produksi kemudian dipasarkan oleh divisi marketing.

Tujuan kedua divisi tersebut sama, yaitu menjual hasil produksi sehingga diperoleh keuntungan dari hasil penjualan.

Baca juga: Sistem Operasi: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

3. Sistem Mempunyai Tujuan yang Jelas

Sebuah sistem selalu memiliki tujuan yang jelas, misalnya sistem dalam perusahaan yang bertujuan untuk menjalankan perusahaan agar sukses mencetak keuntungan dari bisnisnya.

5. Sistem Mempunyai Lingkungan

Sistem selalu memiliki lingkungannya sendiri, misalnya lingkungan perusahaan A maka sistemnya juga hanya berlaku secara lokal di perusahaan A saja. Kemudian sistem komputer yang lingkungannya internal dalam satu unit komputer saja.

6. Sistem Mempunyai Input, Proses dan Output

Sebuah sistem memiliki input, proses dan output. Dalam hal ini dicontohkan sistem pada komputer yang inputnya berupa perintah dari pengguna komputer seperti mengetik. Tindakan memencet keyboard adalah sebuah input.

Kemudian komponen di dalam komputer menjalankan proses untuk memproses input yang masuk. Hasilnya berupa output yang membuat abjad dan huruf muncul di layar komputer sesuai dengan perintah yang diminta oleh pengguna komputer.

Contoh dan ciri-ciri sistem di atas akan membantu seseorang lebih memahami apa yang dimaksud dengan sistem serta bagaimana cara kerjanya. (IMA)