Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran patut diketahui oleh masyarakat untuk menambah pengetahuan mengenai sistem perdagangan yang ada di sekitarnya. Dengan mengetahuinya secara jelas, maka masyarakat bisa mendapatkan manfaat berupa ikut terjun menjadi pemain pasar.
Selain itu, bagi pengusaha, mengetahui ciri-ciri sistem ekonomi campuran juga berkaitan dengan pemilihan jenis barang yang akan diperdagangkan di pasaran. Apakah bisa memberikan potensi keuntungan atau tidak.
Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran sudah diterapkan di Indonesia. Mengutip dari buku Pengantar Ilmu Ekonomi, Ali Hardana, dkk. (2023:18), ciri-ciri sistem ekonomi campuran adalah sebagai berikut.
1. Mekanisme Pasar Diatur oleh Dua Pihak
Mekanisme pasar diatur oleh dua pihak, yaitu pihak swasta sebagai pemain pasar secara langsung dan juga pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah bisa mengawasi dan mengontrol agar tidak terjadi permainan harga sepihak yang merugikan masyarakat.
2. Hal yang Diatur dalam Pasar
Hal-hal yang diatur dalam pasar berupa jenis produk, jumlah barang yang diproduksi dan harga jual produk-produk yang beredar. Misalnya, produk LPG ditargetkan akan diproduksi sebanyak 1.000 tabung dengan harga jual Rp20.000.
Baca juga: Finansial: Pengertian, Jenis, dan Tujuannya dalam Ilmu Ekonomi
Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran tidak terlepas dari kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Walau bagaimana pun, sebuah sistem selalu memiliki dua sisi yang berbeda. Berikut ini kelebihan dan kekurangannya.
1. Kelebihan
Pemerintah dan pihak swasta punya peran yang seimbang dalam perekonomian negara
Perkembangan ekonomi relatif stabil
Terdapat pemisahan sektor antara milik pemerintah dan swasta
Hak pribadi diakui
Muncul motivasi dan inovasi untuk melakukan usaha
Pemerintah dan swasta sama-sama diuntungkan dalam sistem
Munculnya keterlibatan UMKM yang diawasi oleh Pemerintah
Kegiatan ekonomi akan lebih condong pro terhadap kepentingan masyarakat
2. Kelemahan
Pihak swasta tidak bisa memperoleh keuntungan secara maksimal karena ada pembatasan harga eceran tertinggi yang ditetepkan oleh pemerintah
Beban yang dipikul pemerintah akan lebih berat ketimbang yang dimiliki oleh swasta.
Sistem ekonomi campuran memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan dengan kekurangan. Hal ini membuatnya banyak dianut oleh beberapa negara di dunia.
Ciri-ciri sistem ekonomi campuran di atas telah banyak ditemui dalam sistem perdagangan di Indonesia. Sebagai konsumen, masyarakat lebih banyak mendapatkan keuntungan daripada kerugiannya. (IMA)
