Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran dan Pengertiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran. Sumber: Pixabay/ Geralt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran. Sumber: Pixabay/ Geralt

Dalam mempelajari ciri-ciri sistem ekonomi campuran, seseorang perlu memahami definisinya terlebih dahulu. Sistem ekonomi campuran pada dasarnya adalah gabungan dari sistem ekonomi kapitalis dan sosialis.

Sistem ekonomi kapitalis dan sosialis merupakan sistem ekonomi yang paling umum digunakan di dunia. Kedua sistem ini memiliki praktik yang sangat berbeda.

Mengenal Sistem Ekonomi Campuran

Ilustrasi Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran. Sumber: Pixabay/ jconejo

Pada dasarnya, jika sistem ekonomi kapitalis membebaskan individu untuk melakukan kegiatan ekonomi, sistem ekonomi sosialis menyerahkan semuanya ke negara.

Dikutip dari buku Membuka Cakrawala Ekonomi, Imamul Arifin (2007:17), sistem ekonomi campuran merupakan sistem ekonomi yang memadukan antara sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi komando dengan derajat campuran yang bervariasi.

Sistem ekonomi ini menggabungkan peran pemerintah dan swasta untuk menjalankan kegiatan ekonomi di suatu negara. Pemerintah berperan dalam mengatur kebijakan, sedangkan swasta memproduksi barang atau jasa serta lapangan pekerjaan.

Seperti sistem ekonomi lainnya, sistem ekonomi campuran juga tentu saja memiliki berbagai kelebihan. Beberapa kelebihan sistem ekonomi campuran yaitu, lebih fleksibel, ekonomi cenderung stabil dan tumbuh berkelanjutan, persaingan pasar yang sehat.

Meskipun memiliki banyak kelebihan, sistem ekonomi campuran juga memiliki kekurangan.

Kekurangan dari sistem ekonomi ini yaitu, tingginya risiko korupsi, pemerintah bisa mengintervensi dalam proses produksi atau pemasaran sehingga bisa menghambat swasta, hingga birokrasi yang berbelit.

Pada praktiknya, beberapa negara telah sukses dengan menganut sistem ekonomi ini. Beberapa negara yang berhasil dengan sistem ekonomi campuran yaitu, Amerika Serikat, Australia, Inggris, Kanada, hingga Jerman.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

Ilustrasi Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran. Sumber: Pixabay/ orlandow

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran bisa digunakan untuk membedakan sistem ekonomi ini dengan sistem ekonomi lainnya. Beberapa ciri-ciri dari sistem ekonomi campuran adalah sebagai berikut:

  1. Adanya intervensi atau campur tangan dari pemerintah melalui kebijakan negara.

  2. Aktivitas ekonomi suatu negara dilakukan berdampingan dan berimbang antara pemerintah dan swasta.

  3. Persaingan yang sehat di antar sektor swasta

  4. Masyarakat punya kebebasan untuk memproduksi barang.

  5. Pemerintah bisa mencegah organisasi buruh untuk menekan perusahaan dalam menentukan harga jual barang.

Sekian penjelasan mengenai ciri-ciri sistem ekonomi campuran dan pengertiannya ini. Selain mempelajari sistem ekonomi campuran, bisa juga mengulik sistem ekonomi tradisional, komando, sosialis, pasar, liberal, kerakyatan, dan Islam. (YAS)

Baca juga: Keterkaitan antara Sistem Ekonomi Pancasila dan Sistem Ekonomi Kerakyatan