Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Tari Kolosal dan Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri Tari Kolosal. Sumber: Unsplash/Den
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri Tari Kolosal. Sumber: Unsplash/Den

Dalam pertunjukan seni tari, terdapat berbagai jenis tari yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Salah satunya adalah tari kolosal. Ciri-ciri tari kolosal ini pada umumnya adalah memiliki tema yang khas seperti sejarah atau mitologi.

Tari kolosal menggabungkan elemen-elemen seni pertunjukan dan keindahan visual dalam skala yang besar. Tari kolosal biasa digunakan untuk menceritakan kisah-kisah masa lalu. Contoh tari kolosal yang populer adalah Sendratari Ramayana.

Apa Itu Tari Kolosal?

Ilustrasi Ciri-ciri Tari Kolosal. Sumber: Unsplash/Chait Goli

Tari kolosal adalah jenis tarian yang melibatkan sejumlah besar penari dan elemen-elemen produksi besar untuk menciptakan pertunjukan tari yang mengesankan. Oleh karenanya, salah satu ciri tari kolosal adalah memiliki jumlah penari yang banyak

Mengutip buku Pembelajaran Tari dalam Kurikulum PAUD, Dessy Putri Wahyuningtyas (2020:51), tari kolosal biasanya dipentaskan di taman budaya atau halaman candi yang luas. Salah satu contoh tari kolosal adalah Siwa Nata Raja dari Bali.

Ciri-ciri Tari Kolosal

Ilustrasi Ciri-ciri Tari Kolosal. Sumber: Pexels/SZimmermann

Tari kolosal memiliki beberapa ciri-ciri umum yang dapat diketahui. Seperti penari yang banyak, musik suara yang megah, pertunjukan di tempat yang luas, dan lain sebagainya. Berikut adalah ciri-ciri tari kolosal.

1. Jumlah Penari yang Besar

Tari kolosal melibatkan sejumlah besar penari yang bergerak secara terorganisir, sering kali membentuk formasi yang kompleks untuk menciptakan efek visual yang dramatis.

2. Skala Produksi Besar

Pertunjukan tari kolosal melibatkan skala produksi yang besar, termasuk penggunaan properti, set, serta kostum yang mencolok dan megah.

3. Cerita atau Tema Epik

Tari kolosal sering mengangkat cerita atau tema yang epik, mitologis, sejarah, atau berskala besar yang menarik perhatian penonton.

4. Musik dan Suara yang Megah

Penggunaan musik dan suara yang kuat dan megah mendukung atmosfer epik pertunjukan, memberikan dimensi ekstra pada tari kolosal.

5. Koreografi Kompleks

Gerakan tari dalam tari kolosal bersifat kompleks dan terstruktur, sering kali melibatkan koordinasi yang ketat antara banyak penari untuk membentuk pola-pola yang rumit.

6. Penggunaan Teknologi Modern

Tari kolosal dapat memanfaatkan teknologi modern, seperti proyeksi video, efek khusus, atau pencahayaan yang canggih untuk meningkatkan dramatisme pertunjukan.

7. Melibatkan Keterlibatan Masyarakat

Tari kolosal sering melibatkan partisipasi masyarakat luas, baik sebagai penari, pengisi suara, atau dalam peran-peran pendukung lainnya.

8. Pertunjukan di Tempat Terbuka atau Luas

Tempat pertunjukan tari kolosal biasanya luas atau terbuka, seperti stadion atau lapangan terbuka, untuk menampung jumlah penonton yang besar.

9. Tujuan Mempersembahkan Keindahan dan Kesejahteraan

Selain sekadar hiburan, tari kolosal juga sering memiliki tujuan mempersembahkan keindahan dan kesejahteraan, atau merayakan nilai-nilai tertentu dalam masyarakat.

10. Keterlibatan Profesionalisme

Meskipun melibatkan banyak peserta, produksi tari kolosal tetap membutuhkan tingkat profesionalisme yang tinggi dalam hal koreografi, pelatihan, dan pengelolaan produksi.

Baca juga: 6 Contoh Pemanfaatan Teknologi dalam Seni Tari

Itulah beberapa ciri-ciri tari kolosal yang perlu diketahui. Tari kolosal adalah tarian yang cukup kompleks dan perlu profesionalisme tinggi. Pertunjukkan tari kolosal biasanya ada pada tiap daerah dan memiliki ciri khasnya masing-masing. (BAI)