Konten dari Pengguna

Ciri Khas Konseling Individu dan Kelompok

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri khas konseling. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Polina Zimmerman
zoom-in-whitePerbesar
Ciri khas konseling. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Polina Zimmerman

Konseling adalah kegiatan bertatap muka antar individu yang sedang mengalami masalah dan membutuhkan bantuan profesional agar memecahkan kesulitannya. Salah satu ciri khas konseling adalah adanya keterbukaan dan kehadiran penuh antara individu dan kelompok terhadap petugas profesional.

Konseling terbagi menjadi dua jenis, yaitu kelompok dan individu. Keduanya memiliki ciri khas yang berbeda sehingga memiliki penanganan dan tahapan konseling yang berbeda.

Ciri Khas Konseling Individu dan Kelompok

Ciri khas konseling. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Polina Zimmerman

Umumnya, konseling merupakan proses pemberian bantuan yang dilakukan dengan bertatap muka langsung saat seseorang memiliki masalah. Ciri khas konseling pada setiap jenis, tentu berbeda. Oleh karena itu, simak perbedaan ciri pada konseling individu dan kelompok.

1. Konseling Individu

Konseling individual merupakan konseling yang dilakuka oleh konselor atau seorang ahli kepada individu yang mengalami permasalahan. Berikut ciri khas yang dapat ditemukan pada konseling individu:

  • Bimbingan yang dilakukan mengarahkan individu agar dapat membimbing dirinya sendiri dalam mengalami permasalahan.

  • Keputusan yang diambil atas kemauan individu itu sendiri.

  • Permasalahan yang dihadapi individu harus ditangani oleh tenaga yang ahi dan relevan.

  • Program konseling individu harus dilakukan secara maksial dari hasil penilaian terhadap individu yang terlibat.

2. Konseling Kelompok

Dikutip dari buku Konseling Kelompok oleh DR. Namora Lumongga, M.Sc (2017:19) konseling kelompok adalah suatu bantuan pada individu dalam situasi kelompok yang bersifat pencegahan dan penyembuhan.

Bimbingan ini diarahkan pada pemberian kemudahan dalam perkembangan dan pertumbuhan kelompok itu sendiri. Berikut ciri khas dari konseling kelompok.

  • Memiliki pemimpin kelompok yang bertugas sebagai konselor dalam menyelenggarakan praktik secara profesional.

  • Anggota kelompok dapat menumbuhkan rasa kebersamaan demi keberhasilan kegiatan.

  • Umumnya jumlah anggota konseling kelompok dapat berkisar 4-12 orang. Jika kurang dari 4, maka kegiatan tidak efektif. Sedangkan jika melebihi 12 orang, maka terlalu berat untuk mengelola kegiatan.

  • Penentuan homogenitas kelompok disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan konselor.

  • Sifat kelompok dapat yang melakukan konseling dapat terbuka maupun tertutup. Hakl ini mempertimbangkan kembali keperluan selama proses konseling.

  • Pelaksanaan konseling kelompok biasanya berkisar 60 sampai 90 menit.

Ciri khas konseling secara individu maupun kelompok seperti penjelasan di atas dapat menjadi referensi dalam mempelajari suatu penyelesaian masalah yang dibantu oleh tenaga ahli. Semoga bermanfaat! (NUM)

Baca Juga: Mengenal Tujuan Layanan Dasar dari Bimbingan dan Konseling