Konten dari Pengguna

Contoh Amanat Pembina Upacara Setelah Lebaran Idul Fitri Singkat namun Berkesan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi amanat pembina upacara setelah Lebaran Idul Fitri. Sumber: Unsplash/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi amanat pembina upacara setelah Lebaran Idul Fitri. Sumber: Unsplash/Mufid Majnun

Contoh amanat pembina upacara setelah Lebaran Idul Fitri singkat, tapi berkesan bisa digunakan sebagai referensi. Melalui amanat tersebut, seseorang yang bertugas bisa memberikan motivasi, harapan, dan pesan moral untuk membangun kembali semangat belajar siswa.

Dikutip dalam buku Mentari Pagi dan Pesan Inspiratif: Amanat Pembina Upacara, Khairul Umam, M.Pd.(2024:2), amanat Pembina upacara adalah salah satu bagian penting dalam setiap pelaksanaan upacara bendera. Amanat bukan hanya sekadar penyampaian pidato, melainkan juga sebagai sarana edukasi dan inspirasi bagi siswa dan peserta upacara.

Contoh Amanat Pembina Upacara Setelah Lebaran Idul Fitri Singkat, tapi Berkesan untuk Anak Sekolah

Ilustrasi amanat pembina upacara setelah Lebaran Idul Fitri. Sumber: Unsplash/Ali Khadem

Libur Idulfitri sebentar lagi akan usai. Untuk mengawali aktivitas belajar sejumlah sekolah akan mengadakan upacara dengan salah satu rangkaian acaranya, yaitu adanya amanat pembina upacara.

Pembina upacara yang umumnya memberikan amanat yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah, maupun guru. Bagi pembaca yang bertugas menjadi pembina upacara, contoh amanat pembina upacara setelah Lebaran Idul Fitri berikut ini bisa digunakan.

Contoh 1

Assalamuaalaikum Wr.Wb

Yang saya hormati bapak ibu guru, karyawan dan karyawati dan segenap siswa-siswi SMP Bakti Husada yang saya sayangi. Pertama marilah kita ucapkan alhamdulillah sebagai rasa syukur kita akhirnya kita dapat dipertemukan kembali di sekolah tercinta kita ini.

Kita telah melewati masa libur panjang karena perayaan Hari Raya Idulfitri 2025. Kini, saatnya kita memanfaatkan momen kemenangan untuk berubah menjadi manusia yang lebih baik.

Lebih baik dalam hal apa saja anak-anak? Tentu saja sikap, etika, sopan santun, dan juga peningkatan nilai yang signifikan. Peningkatan value diri sendiri haruslah menjadi tujuan di kehidupan yang baru ini. Maka, anak-anakku, saya hanya bisa berpesan beberapa hal, yaitu:

1. Jangan pernah merasa bisa, karena hal tersebut dapat menimbulkan kesombongan dalam diri.

2. Jangan pernah lelah untuk terus belajar dan memperbaiki diri.

3. Jangan menjadi seorang yang sulit memaafkan.

4. Rajin ibadah dan rajin belajar, serta patuh kepada kedua orang tua. Kepatuhan tersebut dapat membuka gerbang kesuksesan.

Sekian yang dapat saya sampaikan. Terima kasih atas perhatiannya. Saya ucapkan Taqobarallahu minna wa minkum, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.

Wassalamualaikum Wr.Wb

Contoh 2

Assalamualaikum Wr.Wb

Selamat pagi anak-anak semua yang saya cintai dan dewan guru yang saya hormati. Hari ini adalah hari pertama kita berkumpul kembali setelah menjalani ibadah puasa Ramadan dan merayakan Idulfitri.

Libur telah usai, saatnya kita melanjutkan perjalanan dan menata semangat baru untuk meraih prestasi lebih tinggi. Tema amanat saya kali ini adalah tentang memulai kembali dengan hati yang bersih.

Idulfitri adalah momentum untuk kembali kepada fitrah. Artinya, kita diharapkan memiliki hati yang jernih, niat yang tulus, serta semangat baru untuk berubah lebih baik. Jadi, apa pun kesalahan atau kekurangan kita di masa lalu, hari ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki semuanya.

Jika sebelumnya kalian merasa kurang rajin, mari mulai membiasakan belajar lebih tekun. Jika sebelumnya kurang disiplin, mari kita tingkatkan kedisiplinan. Begitu juga dengan sikap kepada guru, teman, dan orang tua kita perbaiki dengan sikap yang lebih baik lagi.

Jadikan momen ini sebagai titik balik untuk menumbuhkan semangat positif dalam belajar dan berperilaku. Mari kita awali hari-hari ke depan dengan hati yang bersih dan niat yang kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Sekian, terima kasih.

Wassalamualaikum Wr.Wb

Dua contoh amanat pembina upacara setelah Lebaran Idul Fitri singkat, tapi berkesan di atas bisa pembaca gunakan untuk meningkatkan semangat belajar siswa setelah libur panjang. Dengan begitu, siswa akan siap untuk kembali melanjutkan pembelajaran. (MRZ)

Baca juga: Contoh Sambutan Halal Bihalal Kepala Sekolah Singkat Bermakna