Konten dari Pengguna

Contoh Ayat Majemuk dalam Bahasa Melayu

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Ayat Majemuk. Sumber: unsplash.com/ Jaredd Craig
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Ayat Majemuk. Sumber: unsplash.com/ Jaredd Craig

Terdapat beberapa contoh ayat majemuk dalam bahasa Melayu beserta pengertiannya yang dapat menambah pengetahuan dalam bidang kesusastraan. Biasanya, ayat majemuk memiliki kalimat yang panjang.

Sebenarnya ayat majemuk atau majmuk merupakan kalimat yang memiliki kata kerja lebih dari satu. Oleh karena itu, bentuk kalimatnya agak panjang dibandingkan kalimat biasa.

Pengertian dan Contoh Ayat Majemuk

Ilustrasi Contoh Ayat Majemuk. Sumber: unsplash.com/ Jaredd Craig

Mengutip dari buku Bimbingan Pelajar Bahasa Kita Jilid 1 Volume 1, Nik Safiah Karim (2003: 115-116), pengertian ayat majemuk adalah kalimat yang jumlah subjek atau predikatnya lebih dari satu. Berikut ini contoh ayat majemuk dalam bahasa Melayu.

  1. Datuk Suro telah menyediakan hidangan berbuka puasa yang diperlukan oleh jemaah masjid.

  2. Kawan-kawan awak masih mempertahankan pendapatnya walaupun malam telah berganti siang.

  3. Andaikata keluarga awak gagal kali ini, awak akan melanjutkan perjuangannya.

  4. Kepala sekolah ini sedar bahawa sekolah ini memerlukan bantuan beasiswa dari Pemerintah.

  5. Pelatih awak memberitahu latihan akan bermula pada pukul 7 pagi.

  6. Syahroni menuang minuman yang dijual di kedai Bu Rima ke dalam gelas kosong.

  7. Tahanan yang baru masuk bui itu mula menjalankan hari-harinya di dalam rutan.

  8. Jangan lukai istri awak kerana awak sangat mencintainya.

  9. Syailendra tertawa dan menggoda para gadis penari di acara pernikahan Datuk Sira.

Melihat contoh-contoh kalimat di atas bisa dilihat bahwa dalam setiap kalimat, ada yang memiliki lebih dari satu subjek dan beberapa predikat. Kemudian ada kata penghubungnya, seperti "bahawa, dan, yang".

Jenis-Jenis Ayat Majemuk

Ilustrasi Contoh Ayat Majemuk. Sumber: unsplash.com/ Jaredd Craig

Jenis-jenis ayat majemuk dibagi menjadi tiga, yaitu ayat majemuk gabungan, pancangan, dan campuran. Berikut ini penjelasannya.

1. Ayat Majemuk Gabungan

Ayat majemuk gabungan adalah ayat yang tersusun atas dua atau lebih kalimat tunggal. Kata hubungnya, yaitu tetapi, dan, sambil, kecuali, serta.

2. Ayat Majemuk Pancangan

Ayat majemuk pancangan adalah ayat yang tersusun dari beberapa kalimat, tetapi memiliki kedudukan kalimat yang tidak sama. Dengan jenis yang dibagi lagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Ayat pancangan relatif dengan kata hubung yang.

  2. Ayat pancangan komponen yang menggunakan kata hubung bahawa, supaya, untuk.

  3. Ayat pancangan keterangan dengan kata hubung kerana, apabila, kalau, jika, dengan, sewaktu, semenjak, walaupun, semoga sungguhpun.

3. Ayat Majemuk Campuran

Ayat majemuk campuran adalah ayat yang tersusun dari beberapa kalimat yang berupa kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Contohnya, "Ibu sedang memasak daging, Ayah mencium aroma daging yang dimasak ibu."

Baca juga: Contoh Imbuhan di dan Penggunaan yang Tepat dalam Kalimat

Itulah contoh ayat majemuk dalam bahasa Melayu yang bisa jadi bahan pembelajaran untuk mengetahui bagaimana bentuk kalimatnya. (IMA)