Konten dari Pengguna

Contoh Cerpen Tentang Hari Kartini yang Penuh Motivasi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cerpen tentang Hari Kartini. Sumber foto: Pixabay/ Counselling
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cerpen tentang Hari Kartini. Sumber foto: Pixabay/ Counselling

Cerpen merupakan bentuk karya sastra yang bersifat fiksional. Dalam penulisannya, cerita pendek dapat dibuat dengan mengusung berbagai tema. Seperti tema mengenai Hari Kartini. Oleh karenanya, contoh cerpen tentang Hari Kartini perlu dicermati untuk memudahkan pembaca dalam menyusunnya secara tepat.

Cerpen adalah singkatan dari istilah cerita pendek. Cerpen dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok atau jenisnya meliputi cerpen flash fiction, realistik, drabel, dan misteri.

Contoh Cerpen Tentang Hari Kartini yang Menarik

Ilustrasi cerpen tentang Hari Kartini. Sumber foto: Pixabay/ JessBaileyDesign

Cerpen tentang Hari Kartini termasuk jenis prosa yang menarik. Untuk membuatnya, terdapat struktur penting yang patut diperhatikan. Seperti halnya abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda.

Cerita pendek memiliki ciri kebahasaan yang cenderung sederhana. Selain itu, jumlah kata dalam cerpen juga terbatas yaitu sejumlah 300-5000 kata.

Karena itu, agar pembaca tidak kesulitan dalam menulisnya, di bawah ini merupakan contoh cerpen mengenai Hari Kartini yang bisa digunakan sebagai referensi dikutip dari buku Kartiniku, Kartinimu, Kartini Kita (Kumpulan Cerpen), Nadia Syarifah Alfiandi Putri, dkk, (2022: 87-90).

Belajar dari Kartini

Karya: Bethoven

“Kak, siapa itu Kartini?” Pertanyaan dari bocah kecil itu, membuatku menghentikan kegiatan menulis. Aku tersenyum sambil melihat adik, lalu menunjukkan sebuah gambar dari dalam ponsel. “Maksud kamu ini?” tanyaku sambil menunjuk gambar Kartini. Dia mengangguk dengan cepat.

Sembari menunjukkan foto-foto tersebut, aku mulai menjelaskan siapa wanita yang adik maksud. “Dia ini pahlawan wanita di Indonesia, Raya pernah dengar gak namanya?”Tak berapa lama kemudian dia mengangguk. Namun, seperkian detiknya dia kembali menggeleng.

Adik mengatakan bahwa dirinya tidak pernah tau. Namun, ada iklan di televisi yang menyatakan hari Kartini. Kemudian, aku langsung melihat kalender, terpampang sudah bahwa hari ini tanggal dua puluh satu. Melupakan bahwa hari ini aku berulang tahun dan juga tepat perayaan Hari Kartini.

“Raya, ternyata hari ini adalah Hari Kartini. Sebab itu, kamu melihat ucapan dari televisi.” Aku menjelaskannya namun dia tampak bingung lalu bertanya apa itu hari Kartini.

“Hari Kartini ialah hari dimana kita memperingati hari kelahiran pahlawan nasional Indonesia yaitu Ibu Kartini. Sebagai bentuk penghormatan kita pada ibu Kartini, dia adalah pahlawan wanita Indonesia.” Terlihat dia sangat serius mendengarkan.

“Sekarang kakak tanya sama kamu, hari ini gak ingat kalau hari apa?” tanyaku yang berniat menggodanya, dia mengangguk dan menyerukan Hari Kartini.

“Raya tak mengingat ulang tahun kakak,” ujarku dengan pura-pura bersedih. “Wah ultah kakak sama ibu Kartini sama. Berarti ulang tahun kakak dirayain seluruh Indonesia!” serunya dengan mata lebar dan mulut terbuka seakan-akan mendapatkan kejutan.

Kemudian Raya kembali menatapku, “Kan Kartini pahlawan, terus apa yang buat dia jadi pahlawan, Kak?” Aku memegang dagu seakan-akan berpikir. “Banyak banget loh. Dia memperjuangkan kita para perempuan Indonesia pada zamannya.

Karena dahulu, perempuan dalam golongan kebawah dikatakan susah mendapatkan pendidikan. Tidak seperti sekarang yang sangat mudah, hanya tinggal mendaftar.” Dia mengangguk lalu bertanya jasa apa lagi.

“Heum, dia mendirikan sekolah juga loh.” Tampak antusias dia bertanya dimana sekolah itu berada. “Awalnya sekolah itu didirikan di Semarang.” Jawabku. Tiba-tiba saja, dia turun dari pangkuan lalu berdiri tak jauh dari jangkauan. Beberapa menit kemudian dia datang dengan mencepol rambutnya bulat lalu mengatakan, “Aku mau jadi Kartini!”

Senyum lebar terukir, aku memanggilnya untuk mendekat dan dia menurut. Membelai rambutnya penuh kasih sayang lalu mengatakan bila ingin seperti Kartini, Raya harus rajin belajar agar cerdas.

Lalu, Raya berpamitan ke kamar, katanya ingin belajar. Aku tak tahu pasti apakah bocah itu benar-benar belajar atau tidak. Sepeninggalannya, aku langsung membuka laci yang berada di sebelah. Terdapat buku yang berjudul ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’

Bila dipikir-pikir, judul buku ini memiliki makna tersendiri yang mungkin beragam arti. Aku mengartikan judul itu dengan arti habis kesusahan datanglah kebahagiaan. Karena tak selamanya hidup ini terus merasakan penderitaan, pasti ada sedikit kebahagiaan. Bahagia tak semuanya menyangkut tentang uang, bisa saja tentang keluarga, keberhasilan, pekerjaan dan lainnya.

Betapa dalamnya makna dari isi buku tersebut. Bisa di bilang, Kartini merupakan salah satu tokoh wanita pahlawan Indonesia favoritku. Dari awal sekolah saat kisahnya diceritakan, sejak saat itu aku langsung tertarik dan memasukannya dalam pahlawan kesukaan.

Semua pahlawan memang hebat tapi entah mengapa Kartini ini memiliki ruang tersendiri dalam hati. Jasanya pada kaum hawa membuatku benar-benar kagum dan ingin menjadikannya sebagai motivasi untuk bangkit dan mengejar cita-cita.

Ulasan cerpen tentang Hari Kartini dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi. Melalui contoh di atas, pembaca dapat menyusun teks cerita pendek yang singkat dan penuh motivasi dengan lebih mudah. Semoga membantu! (Riyana)

Baca Juga: 2 Contoh Cerpen Singkat dan Jelas Berbagai Tema