Contoh Detail Ayah dan Ibu KIP Kuliah 2025 dan Panduan Mengisinya

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

KIP Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan gratis oleh pemerintah bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Ada sejumlah syarat dan dokumen yang wajib diketahui serta disiapkan oleh siswa. Dalam pendaftaran, contoh detail ayah dan ibu KIP Kuliah 2025 perlu diketahui agar tidak salah isi.
Di salah satu kolom pengisian saat mendaftar KIP Kuliah tepatnya di bagian kolom “keluarga”, siswa wajib mengisi detail ayah dan ibu. Untuk detail ini bisa mengisi terkait deskripsi kesehatan, pekerjaan, hingga tanggungan keluarga.
Contoh Detail Ayah dan Ibu KIP Kulian 2025 untuk Pengisian yang Benar
Dikutip dari website Kementerian Pedidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, https://dikti.kemdikbud.go.id/, Pemerintah melalui Kemdiktisaintek secara resmi membuka pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) tahun 2025 pada hari Selasa, 4 Februari 2025.
Adapun program ini bertujuan untuk bisa memastikan bahwa setiap anak bangsa, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki akses pendidikan tinggi yang berkualitas.
Bagi siswa yang akan mendaftar KIP Kuliah perlu menyiapkan sejumlah dokumen dan mengisi data untuk pendaftaran. Saat mendaftar, siswa harus mengisi kolom “keluarga”. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa kolom ini memuat deskripsi terkait ayah dan ibu.
Berikut ini contoh detail ayah dan ibu KIP Kuliah 2025 sebagai referensi penulisan.
1. Detail Ayah Petani/Buruh
“Ayah saya bekerja sebagai petani. Tapi, ayah tidak memiliki lahan melainkan bekerja di ladang milik orang lain. Ayah memulai pekerjaan sebagai buruh tani sejak lulus SMP. Setiap hari, ayah pergi ke ladang mulai pukul 7 pagi, siang hari pulang untuk istirahat dan sekitar pukul 3 sore kembali lagi, tuntas sekitar pukul 5 sore.
Upah buruh ayah terbilang kecil sekitar Rp1.000.000 – Rp1.500.000 per bulan. Jumlah penghasilan bergantung pada kondisi cuaca dan faktor eksternal lainnya. Kini, ayah sudah berusia 56 tahun dan sering merasakan sakit di beberapa bagian tubuh. Ayah memikul tanggung jawab biaya tiga anak meliputi saya.
Dengan ini saya mohon pertimbangan pihak penyelenggara KIP Kuliah.”
2. Detail Ayah Wiraswasta
“Bapak saya bekerja sebagai wiraswasta dengan usaha nasi goreng keliling. Bapak mulai bekerja jualan ini sejak sebelum menikah. Setiap hari bapak mulai kerja setelah magrib dan pulang saat tengah malam. Pekerjaan ini mengandalkan fisik yang ekstra karena bapak harus berkeliling dari kampung ke kampung setiap hari hingga tengah malam.
Dalam sehari, bapak bisa mendapatkan Rp250.000-Rp300.000 apabila semuanya habis. Kini bapak sudah berusia 60 tahun dan sering sakit, jadi tidak bisa tiap hari berjualan.
Bapak menanggung biaya hidup saya dan tiga adik, tapi penghasilannya belum mencukupi biaya pendidikan kami. Semoga pihak KIP Kuliah bisa mempertimbangkan kondisi kami.”
3. Detail Ibu Rumah Tangga
“Ibu saya bekerja sebagai seorang ibu rumah tangga (IRT). Ibu tidak memiliki pekerjaan sampingan yang tetap untuk menambah pendidikan anak-anaknya. Sesekali, ibu menerima jasa cuci-seterika pakaian tetangga yang besaran upahnya cukup untuk dua hari makan.
Kini, ibu berusia 50 tahun dengan kondisi fisik yang rentan sakit, jadi ibu memilih fokus menjadi IRT sepenuhnya. Dengan kondisi ini, saya mohon pertimbangan pihak penyelenggara KIP Kuliah.”
4. Detail Ibu Bekerja
"Ibu adalah seorang ibu rumah tangga. Selain mengurus rumah dan keluarga, ibu juga bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). Ibu harus mengurus lima anak ditambah nenek yang ikut keluarga kami dan tidak bisa ditinggal sendirian.
Upah sebulan Rp1.500.000, untuk membantu kecukupan ekonomi keluarga, ibu sering membuat jajanan pasar dan dititipkan di pasar. Kondisi ibu sekarang ini masih kuat tapi terkadang sering pegal, sakit badan. Semoga dengan penjelasan ini bisa menjadi pertimbangan pihak KIP Kuliah.”
Panduan Mengisi Detail Ayah dan Ibu KIP Kuliah 2025
Untuk mengisi detail ayah dan ibu KIP Kuliah 2025, berikut langkah yang harus dilakukan. Pastikan untuk mengisi semua kolom dan khususnya bagian detail keluarga.
Lakukan pendaftaran di laman http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ atau http://kip-kuliah.kemenag.go.id/home.
Masukkan NIK, NPSN, dan email ketika mendaftar.
Validasi akan dilakukan penyelenggara. Seandainya berhasil, maka nomor pendaftaran dan kode akses akan diperoleh pendaftar.
Pada halaman utama akan terlihat beberapa kolom yang wajib diisi oleh peserta.
Pilih kolom "Keluarga".
Klik pilihan "Perbarui Data Keluarga".
Masukkan nama ayah dan ibu sesuai data di Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Pilih status ayah dan ibu, apakah sudah meninggal, masih hidup, atau bercerai (khusus ayah).
Pilih status hubungan, yaitu kandung atau tiri.
Pilih pendidikan terakhir ayah dan ibu.
Pilih pekerjaan ayah dan ibu.
Pada bagian "Deskripsi Ayah" dan " Deskripsi Ibu", tuliskan contoh di atas.
Kemudian, klik "Perbarui Data Keluarga".
Demikian contoh detail ayah dan ibu KIP Kuliah 2025. Semoga membantu bagi siswa yang akan mengikuti program ini. (RAN)
Baca juga: Apakah KIP Kuliah Gratis Sampai Lulus?
