Konten dari Pengguna

Contoh Fungi yang Menguntungkan dan Merugikan Manusia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh fungi. Sumber: Pixabay / adege
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh fungi. Sumber: Pixabay / adege

Fungi adalah nama lain dari cendawan atau jamur. Ada ribuan spesies fungi di dunia ini. Di antara ribuan spesies fungi tersebut, ada yang bersifat merugikan, ada pula contoh fungi yang memberikan keuntungan bagi manusia.

Fungi tidak memiliki klorofil, sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis. Hal ini yang membuat fungi digolongkan dalam tumbuhan heterotrofik, yaitu tumbuhan yang tidak bisa membuat makanannya sendiri.

Contoh Fungi yang Menguntungkan

Ilustrasi contoh fungi. Sumber: Pixabay / andersfloor

Fungi hidup di tempat-tempat yang lembab. Fungi dapat ditemukan di batang kayu, di dinding yang lembab, di roti basi, bahkan pada pakaian yang digantungkan.

Fungi yang bisa memberikan manfaat bagi manusia, di antaranya ada yang berperan sebagai bahan makanan, bahan obat-obatan, juga sebagai dekomposer di suatu ekosistem.

1. Fungi sebagai Bahan Makanan

Mengutip buku Mudah dan Aktif Belajar Biologi untuk Kelas X, Rikky Firmansyah, dkk (2007: 72), fungi atau jamur yang dapat dimakan umumnya berasal dari divisio Basidiomycota.

Berikut ini contoh fungi yang dapat dikonsumsi sebagai bahan makanan:

  • Jamur Shitake (Lentinulla edodes)

  • Jamur Kuping (Auricularia polytricha)

  • Jamur Merang (Volvariella volvaceae)

  • Jamur yang berperan dalam pembuatan tempe (Rhizopus oryzae)

2. Fungi sebagai Bahan Obat-obatan

Fungi yang digunakan sebagai bahan obat-obatan contohnya adalah Penicillium notatum. Jenis fungi ini dapat dimanfaatkan sebagai antibiotik.

3. Fungi sebagai Dekomposer

Dekomposer artinya pengurai organisme yang sudah mati. Peran dekomposer dalam ekosistem adalah memecah bahan organik mati menjadi air, karbondioksida, mineral, dan bahan kimia sederhana lainnya yang dapat dikonsumsi kembali oleh tanaman hijau.

Singkatnya, fungi bermanfaat untuk mengurai sampah-sampah organik seperti daun-daunan, kayu mati, bangkai hewan, ataupun kotoran, menjadi zat hara yang diperlukan oleh tumbuhan.

Contoh fungi yang berperan sebagai dekomposer adalah Pilobolus, Higroporus dan Lycoperdon perlatum.

Contoh Fungi yang Merugikan

Ilustrasi contoh fungi yang merugikan manusia. Sumber foto : pexels/Egor Kamelev

Mengutip buku Budi Daya Jamur (Jamur Kuping, Jamur Tiram, Jamur Merang), H. Parjimo & Drs. Agus Andoko (2007: 2) fungi atau jamur yang merugikan adalah berbagai jenis jamur (fungi) yang bisa menyebabkan penyakit pada manusia ataupun tanaman, misalnya menyebabkan keracunan saat dikonsumsi; menjadi sumber penyakit kulit seperti panu, kadas, dan kurap; atau jamur yang menyebabkan kayu cepat lapuk.

1. Fungi yang Merugikan Manusia

Ada beberapa contoh fungi (jamur) yang merugikan manusia, bahkan bisa menjadi salah satu penyebab kematian.

  • Candida albicans, penyebab keputihan pada organ reproduksi wanita

  • Pneumonia carinii, penyebab penyakit pneumonia pada paru-paru manusia

2. Fungi yang Merugikan Tanaman

Tak hanya merugikan bagi manusia, beberapa contoh fungi di bawah ini juga merugikan bagi tanaman.

  • Phytium, hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai

  • Ustilago maydis, penyebab penyakit pada tanaman jagung

Baca juga: Ciri-ciri Fungi beserta Struktur Tubuhnya dalam Ilmu Biologi

Itulah beberapa contoh fungi baik yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi kehidupan manusia. Semoga bisa menambah wawasan bagi para pembaca. (ARN)