Contoh Industri berdasarkan Jenisnya serta Faktor yang Mempengaruhinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat berbagai contoh industri berdasarkan jenisnya yang sering ditemui sehari-hari. Meski begitu, masih banyak yang belum mengetahui secara dalam jenis-jenis industri berdasarkan pengelompokannya.
Industri adalah kegiatan ekonomi terkait dengan pengolahan bahan baku atau pembuatan barang jadi dengan menggunakan tenaga kerja dan alat-alat. Industri juga diartikan sebagai kumpulan berbagai perusahaan yang menawarkan produk yang sama.
Contoh Industri Berdasarkan Jenisnya
Dikutip dari buku Bimbel 6 mapel Siap UN SMA IPS, Fitria dkk. (2011:108-109), berdasarkan jumlah tenaga kerja yang terlibat, industri terbagi menjadi tiga jenis. Berikut ulasan beserta contohnya.
1. Industri Kecil
Industri kecil memiliki jumlah tenaga kerja kurang dari 10 orang. Umumnya, industri kecil merupakan bentuk industri rumah tangga dengan ciri-ciri sebagai berikut.
Jumlah modal yang diinvestasikan relatif kecil.
Peralatan dan teknologi yang digunakan relatif sederhana.
Tenaga kerja yang terlibat tidak memiliki pendidikan atau keahlian khusus.
Tidak ada patokan jam kerja yang jelas.
Upah kerja relatif kecil.
Jumlah dan kualitas produksinya relatif rendah.
Beberapa contoh industri kecil di antaranya industri kerajinan, batik tulis, dan pengolahan makanan.
2. Industri Sedang
Tenaga kerja yang terlibat dalam industri sedang berkisar antara 10-299 orang. Biasanya, industri sedang memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
Modal yang diinvestasikan cukup besar.
Peralatan yang digunakan dan cara pengolahan bahan baku sudah lebih maju dibandingkan industri kecil.
Para pekerja sudah memerlukan keahlian khusus.
Sudah terdapat patokan jam kerja.
Upah yang diperoleh tenaga kerja mengikuti ketentuan UMR.
Kegiatan industri dilakukan di tempat khusus atau pabrik.
Produk yang dihasilkan memiliki jumlah lebih banyak dengan kualitas yang lebih baik.
Beberapa contoh industri sedang antara lain industri pakaian jadi, batik moden, dan percetakan.
3. Industri Besar
Industri besar memiliki tenaga kerja lebih dari 300 orang dengan ciri-ciri sebagai berikut.
Memiliki modal yang sangat besar.
Menggunakan peralatan berupa mesin-mesin modern.
Memerlukan banyak tenaga kerja yang ahli atau terlatih.
Selain untuk memenuhi kebutuhan domestik, produk yang dihasilkan diorientasikan untuk komoditas ekspor.
Salah satu contoh industri besar adalah industri kendaraan bermotor, baja, dan tekstil.
Baca juga: Pengertian Industri dan Jenis-jenisnya
Faktor yang Memengaruhi Kegiatan Industri
Industri dalam prosesnya adalah produk dari serangkaian proses yang melibatkan banyak faktor. Fitria dkk. (2011:108-109) menjelaskan sejumlah faktor yang memengaruhi kegiatan industri, di antaranya
Bahan mentah atau bahan baku
Tenaga kerja
Modal
Sumber energi
Teknologi
Pasar
Transportasi
Kebijakan pemerintah
Demikian penjelasan mengenai contoh industri berdasarkan jenisnya serta faktor yang memengaruhinya. Semoga artikel ini dapat menambah pemahaman seputar bidang industri. (YAS)
