Konten dari Pengguna

Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kualitatif untuk Proposal Penelitian

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi. Contoh kerangka berpikir penelitian kualitatif. Sumber: Pexels / Lukas
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi. Contoh kerangka berpikir penelitian kualitatif. Sumber: Pexels / Lukas

Dalam proses penulisan proposal penelitian, penyusunan kerangka berpikir sangat penting. Kerangka berpikir ini khususnya diterapkan pada penelitian kualitatif. Oleh karena itu, diperlukan contoh kerangka berpikir yang sesuai untuk penelitian kualitatif.

Kerangka berpikir digunakan sebagai alat untuk mempermudah alur kerja dan mengetahui fokus dari hasil yang dianalisis. Dengan demikian, kerangka berpikir dapat membantu menyelesaikan alur penelitian.

Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kualitatif

Ilustrasi. Contoh kerangka berpikir penelitian kualitatif. Sumber: Pexels / Mohammad Danish

Dikutip dari buku Metodologi Penelitian Sosial, Ismail Nurdin, Sri Hartati (2019:125), kerangka berpikir merupakan dasar pemikiran dari penelitian yang disintesiskan dari fakta-fakta, observasi, dan kajian kepustakaan.

Dari penjelasan tersebut, kerangka berpikir berisi teori, dalil atau konsep yang dijadikan dan digunakan sebagai dasar dalam suatu penelitian yang akan dilakukan.

Kerangka berpikir juga mencakup variabel-variabel yang akan dijelaskan secara lebih mendalam dan disesuaikan dengan permasalahan yang akan diteliti.

Oleh karena itu, diperlukan contoh kerangka berpikir untuk penelitian kualitatif. Berikut ini adalah contoh yang dapat dijadikan referensi.

Pada masa pandemi Covid-19, terjadinya banyak krisis isi di berbagai bidang seperti halnya permasalahan ekonomi. Dalam permasalahan ekonomi setelah Covid-19, terdapat beberapa hal yang harus diselesaikan.

Oleh karena itu, pada penelitian kali ini akan fokus pada permasalahan mengenai upaya apa yang akan digunakan untuk menyelesaikan permasalahan setelah Covid-19.

Tahap 1

Permasalahan mengenai krisis ekonomi setelah Covid-19 adalah omset UMKM, perusahan dan industri lainnya. Sehingga, terdapat kekurangan atau penurunan pendapatan perusahaan.

Tahap 2

Pada kondisi setelah Covid-19, maka fokusnya adalah pada upaya pemulihan perekonomian. Sehingga, pemerintah perlu adanya pendapatan lain untuk bisa membantu pendapatan masyarakat melalui beberapa program.

Tahap 3

Namun, sebelum pada tahap realisasinya maka perlu mengetahui pada variabel-variabel dari program tersebut apakah dapat meningkat atau memulihkan ekonomi masyarakat.

Tahap 4

Setelah menemukan variabel dari program yang akan direalisasikan. Maka perlu juga melihat pengaruh terhadap pendapatan tambahan dan apakah dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Contoh kerangka berpikir untuk penelitian kualitatif tersebut menunjukkan pentingnya kerangka berpikir dalam menciptakan alur penelitian. Semoga informasi yang disampaikan ini bermanfaat dan menambah pengetahuan. (RFL)

Baca juga: 7 Contoh Pernyataan Persuasif dalam Proposal