Contoh Larutan Asam dan Basa serta Graram dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh larutan asam dan basa serta garam mudah ditemukan di sekitar rumah. Bahkan sebagian tak terpisahkan dengan aktivitas sehari-hari. Nama larutan atau zat yang terkandung di dalamnya menjadi asing begitu masuk ke laboratorium atau industri.
Larutan asam, basa dan garam tersebar dari atas meja makan, dapur hingga kamar mandi. Menghubungkan istilah-istilah kimia dengan istilah-istilah yang digunakan sehari-hari merupakan pengetahuan yang menarik.
Contoh Larutan Asam dan Basa serta Garam
Dikutip dari Asam, Basa dan Garam, Ratna Rima Melati (2019:2), sifat, aroma dan rasa tiap larutan atau benda yang berbeda-beda disebabkan oleh sifat penyusun larutan tersebut. Berdasarkan bahan dikandungnya, sifat benda dibedakan menjadi asam, basa, dan garam.
Berikut adalah contoh larutan asam dan basa, serta garam yang ada di sekitar.
1. Asam
Asam adalah zat yang dapat menghasilkan ion hidrogen (H⁺) ketika dilarutkan ke dalam air. Asam memiliki pH di atas 7 dan mengubah warna kertas lakmus menjadi merah.
Contoh larutan asam:
Asam sitrat (H₃C₆H₅O₇): ada pada jeruk.
Asam asetat atau asam etanoat (CH₃COOH): pembuatan asam cuka.
Asam klorida (HCl): mengontrol pH di industri pangan dan farmasi.
Asam laktat (C₃H₆O₃): pembuatan susu, yoghurt dan keju.
Asam karbonat (H₂CO₃): pembuatan minuman bersoda.
Asam butirat (C₄H₈O₂): pembuatan margarin.
Asam tanat (C₇₆H₅₂O₄₆): ditemukan dalam teh.
2. Basa
Basa adalah zat yang dapat menghasilkan ion hidroksida (OH⁻) ketika dilarukan ke dalam air. Basa memiliki pH di bawah 7 dan mengubah warna kertas lakmus menjadi biru.
Contoh larutan basa:
Natrium hidroksida (NaOH): bahan sabun mandi.
Kalium hidroksida (KOH): bahan sabun mandi.
Litium hidroksida (LiOH): digunakan pada reaktor.
Magnesium hidroksida (Mg(OH)2): bahan obat, terutama pada lambung.
Kalsium hidroksida (Ca(OH)₂): pembuatan mortar dan bahan bangunan lainnya.
3. Garam
Garam adalah zat yang didapatkan dari reaksi asam dan basa. Garam memiliki pH 7 dan tidak mengubah warna kertas lakmus. Larutan garam dapat menghantarkan listrik.
Contoh penerapan larutan garam:
Natrium klorida (NaCl): bahan garam dapur dan penyedap rasa.
Litium klorida (LiCl): sebagai elektrolit di industri logam.
Natrium sulfat (Na₂SO₄): untuk industri kertas, farmasi, dan tekstil.
Aluminium sianida (Al(CN)₃): untuk ekstraksi logam.
Litium sulfat (Li₂SO₄): bahan utama baterai litium-ion.
Natrium bikarbonat (NaHCO₃): soda kue, baking powder dan pengembang adonan lainnya.
Baca juga: 20 Contoh Persamaan Reaksi Kimia
Itulah contoh larutan asam dan basa serta garam dalam kehidupan sehari-hari. Mengetahui sifat-sifat kimia dari bahan-bahan yang selalu ada di sekitar setiap hari merupakan wawasan yang menarik. (lus)
