Contoh Larutan Penyangga, Pengertian dan Jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh larutan penyangga berguna untuk memahami reaksi yang terjadi di antara larutan-larutan tersebut. Larutan penyangga memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Pengetahuan tentang larutan penyangga penting dalam bidang kimia dan biologi, terutama untuk penggunaan zat aditif pada industri makanan. Karena itu, memahami jenis-jenis larutan penyangga dan contohnya merupakan tambahan wawasan yang menarik.
Pengertian Larutan Penyangga
Dikutip dari Belajar Kimia Secara Menarik untuk SMA/MA Kelas XI, Das Salirawati dan Kawan-kawan (2007:257), larutan penyangga adalah larutan yang mempunyai suatu sistem untuk mempertahankan pH dari pengaruh penambahan asam, basa atau pengenceran.
Larutan penyangga disebut juga larutan buffer atau dapar. Jika pH larutan penyangga akan diubah menjadi asam, penyangga yang bersifat basa akan mempertahakannya. Begitu pula sebaliknya.
Prinsip larutan penyangga dinyatakan dalam teori-teori berikut ini:
Teori Asam-Basa Arrhenius: larutan yang mengandung campuran asam lemah dan garam, yang anionnya senama dengan asam lemah tersebut, akan membentuk larutan penyangga.
Teori Asam-Basa Bronsted-Lowry: larutan yang mengandung campuran dari pasangan asam lemah dan basa konjugat atau basa lemah dan asam konjugatnya akan membentuk larutan penyangga.
Contoh Larutan Penyangga Berdasarkan Jenisnya
Larutan penyangga ada 2 macam, yaitu:
1. Larutan penyangga asam.
Larutan penyangga asam adalah larutan peng mengandung campuran asam lemah (HA) dan basa konjungsinya (A⁻) atau garamnya. Pada larutan ini terjadi keseimbangan HA ↔ H⁺ + A⁻.
Keseimbangan tersebut dikenal dengan persamaan Henderson-Hasselbalch. Persamaan ini digunakan untuk memperkirakan sifat-sifat larutan penyangga.
Contoh larutan penyangga asam dan reaksi kimia yang terjadi:
H₂PO₄⁻ → H⁺ + HPO₄²⁻
CH₃COOH(aq) → H⁺(aq) + CH₃COO⁻(aq)
CH₃COONa(aq) → Na⁺(aq) + CH₃COO⁻(aq)
CH₃COOH(aq) + H₂O (l) ↔ CH₃COO⁻(aq) + H₂O⁺(aq)
2. Larutan penyangga basa.
Larutan penyangga basa adalah larutan yang mengandung campuran basa lemah dan asam konjungsi garamnya. Pada larutan ini terjadi keseimbangan B ↔ BH⁺ + OH⁻.
Contoh:
NH₃ + HCl → NH₄Cl + H₂O
NH₄OH ↔ NH₄⁺ + OH⁻
Baca juga: 12 Contoh Ikatan Ion dan Pengertiannya Menurut Ilmu Kimia
Itulah contoh larutan penyangga, beserta pengertian dan jenisnya. Bidang-bidang dalam ilmu sains memang lebih sering saling terkait daripada berdiri sendiri sehingga belajar tentang satu hal akan bermanfaat untuk banyak hal. (lus)
