Contoh Naskah Drama 7 Orang dalam Bahasa Indonesia yang Menarik

Ragam Info
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh naskah drama 7 orang dalam bahasa Indonesia dapat dijadikan sebagai referensi dalam membuat tugas drama di sekolah. Contoh tersebut biasa terkandung amanat yang dapat dijadikan sebagai pesan moral untuk berperilaku lebih baik.
Istilah drama merujuk pada karya sastra yang bertujuan untuk menggambarkan kehidupan dengan menampilkan konflik atau pertikaian serta emosi melalui lakuan dan dialog. Lazimnya karya sastra ini dirancang untuk pementasan di panggung.
Contoh Naskah Drama 7 Orang
Dikutip dari buku Membina Kompetensi Berbahasa dan Bersastra Indonesia oleh Tika Hatikah, dkk. (142), naskah drama adalah salah satu bahan baku untuk pementasan drama. Umumnya, naskah drama crisis dialog dan sikap pelaku drama.
Naskah drama bisa disampaikan dengan kalimat langsung dan diberi informasi mengenai latar, ekspresi dan keterangan bagi pelaku. Dalam naskah drama tersebut termuat nama-nama tokoh dalam cerita, dialog yang diucapkan para tokoh, dan keadaan panggung yang diperlukan.
Jika pembaca ingin membuat naskah drama 7 orang, tidak ada salahnya untuk menjadikan contoh berikut ini sebagai referensi dalam penyusunannya.
Bolos Kelas Tambahan Matematika
Di kelas XII IPA 5 SMA Cendana setiap ada tambahan mata pelajaran Matematika hanya ada 25 orang. Padahal total seluruh siswa kelas XII IPA 5 adalah 30. Mereka tidak pernah mendapatkan masalah karena selalu izin kepada ketua kelas. Sehingga Agung selaku ketua kelas harus memberitahukan hal tersebut kepada Bu Ani. Suatu hari, Lita, Ayu, Santi, Budi, dan Rama bolos tambahan mata pelajaran Matematika padahal besok ada ulangan harian Matematika.
Lita: "Guys!! Ayo cabut yuk ntar kan tambahan matematika."
Ayu: "Gak mau Lit, besok ada ulangan harian matematika. Aku mau belajar aja deh."
Santi: "Kita sahabat dari lama Yu. Kalau yang satu bolos kamu juga ikutan dong."
Budi: "Parah si Santi bawa pengaruh buruk."
Santi: "Lagian si Ayu tuh malah masuk kelas tambahan padahal sebelum-sebelumnya juga gak pernah masuk."
Ayu: "Kenapa sih kalian masih kekeh buat bolos padahal itu hal tidak baik untuk dilakukan?"
Santi : "Kamu kan tau kita habis buat kesalahan sama anaknya Bu Ani, yang anak XII IPA 3. Si Lita gak sengaja lempar batu ke arah motor anaknya Bu Ani sampai kaca spion motornya pecah."
Ayu: "Kita bisa tinggal minta maaf kan?"
Santi: "Gak segampang itu Ayu. Kita harus ganti rugi juga kalau minta maaf. Mana biaya ganti spion motor anak Bu Ani mahal. Motornya kan vespa metic."
Lita: "Kamu ikut cabut kelas tambahan matematika gak? Kalau enggak aku tinggalin kamu di kelas."
Ayu: "Jadi kalau gitu."
Akhirnya Santi berhasil membujuk Ayu untuk tidak usah ikut kelas tambahan matematika. Mereka berlima lantas izin kepada ketua kelas.
Rama: "Gung.. izin seperti biasa ya. Tolong izinin ke Bu Ani kalau kita lagi event perlombaan ya."
Agung: "Iya terserah kalian. Kalau aku larang kalian tetep bakal bolos."
Rama: (Sambil menepuk pundak Agung) "Terima kasih bro."
Setelah berpamitan, Lita, Santi, Budi, Ayu dan Rama pergi meninggalkan kelas. Selang beberapa menit mereka meninggalkan kelas, Bu Ani datang ke kelas XII IPA 5.
Bu Ani: "Loh Agung. Teman-teman mu kok cuma 25 orang?"
Agung: "Iya Bu. Rama, Budi, Santi, Lita, dan Ayu ada event perlombaan."
Bu Ani: "Jujur sama ibu Agung. Kenapa mereka selalu tidak hadir di kelas tambahan ibu dengan alasan berbeda-beda. Itu tidak sekali atau dua kali, namun berkali-kali."
Agung: "Beberapa hari yang lalu, waktu mau pergi ke kantin mereka bermain batu Bu. Nah, si Lita gak sengaja lempar batu ke arah parkiran motor terus kena kaca spion motor milik anaknya Bu Ani. Anak-anak kelas XII IPA 5 semua sepakat diam dan mengizinkan mereka berlima bolos setiap tambahan mata pelajaran matematika."
Bu Ani: "Astaga..Ibu padahal gak akan marah. Kenapa mereka sampe sebegitunya."
Agung: "Gak tau Bu."
Keesokan harinya Bu Ani memasuki kelas XII IPA 5 meskipun tidak ada tambahan mata pelajaran matematika.
Bu Ani: "Santi, Budi, Lita, Ayu, dan Rama silahkan ke depan kelas. Ibu ingin bicara sama kalian."
Mendengar namanya disebut Bu Ani, mereka lantas berjalan ke depan kelas.
Bu Ani: "Saya sudah mendengar alasan kalian bolos tambahan mata pelajaran matematika dari Agung. Saya juga tidak akan meminta kalian untu ganti rugi, jadi saya harap setelah ini kalian dapat mengikuti kelas tambahan saya lagi."
Lita: "Maafkan saya Bu. Sebenarnya saya yang membuat kaca spion motor anak Ibu pecah. Harusnya saya segera meminta maaf ke Amira dan Bu Ani bukan malah menghindar dan mengajak sahabat saya ikut-ikutan."
Santi: "Saya juga Bu."
Ayu: "Ayu juga minta maaf Bu."
Budi dan Rama: "Saya juga Bu Ani."
Bu Ani: "Nah gitu dong. Jika kalian jujur saya tidak akan marah. Besok lagi jangan menghindar dan harus berani mengakui kesalahan ya?"
Santi, Budi, Rama, Lita dan Ayu: "Siap laksanakan Bu."
Bu Ani: "Besok saya tunggu kedatangan kalian di kelas tambahan Ibu lagi."
Pesan moral yang dapat diambil dari naskah drama di atas adalah kejujuran. Jika memiliki kesalahan kepada seseorang ada baiknya untuk berani mengakui kesalahan bukan malah menghindar. Sebab berani jujur akan diapresiasi dan seseorang tersebut akan memahami apa yang terjadi sebenarnya.
Baca juga: Contoh Naskah Drama Komedi Singkat dan Lucu
Itulah contoh naskah drama 7 orang yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam menyusun teks drama yang menarik. Semoga bermanfaat. (NTA)
