Contoh Oposisi Subkontrarik Menurut Ilmu Bahasa Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak contoh kalimat yang dapat dijadikan sebagai contoh oposisi subkontrarik dalam sastra Indonesia. Oposisi ini merupakan jenis pertentangan dari dua pernyataan partikular atas dasar satu term yang sama.
Meskipun demikian, term yang sama tersebut tetap memiliki perbedaan. Perbedaannya adalah terletak pada kualitasnya yang tidak mungkin kedua-duanya benar atau salah.
Contoh Oposisi Subkontrarik
Dikutip dari buku Mantiq Milenial (Bahan Ajar Logika 1), Maryus Suprayadi (2023: 156), oposisi subkontrarik merupakan bagian dari empat macam jenis oposisi simpel.
Definisi oposisi simpel adalah hubungan logika dua pernyaatan tunggal atas dasar term yang sama, namun berbeda kualitas atau kuantitasnya.
Oposisi dalam logika sendiri dibedakan atas dua macam. Pertama, yaitu oposisi satu term atau oposisi sederhana (oposisi simpel). Kedua, yaitu oposisi dua term atau oposisi kompleks.
Contoh oposisi subkontrarik di antaranya adalah sebagai berikut.
Beberapa peserta hadir. Tidak semua peserta hadir.
Sebagian adalah lulusan sarjana. Sebagian bukan lulusan sarjana.
Beberapa mahasiswa di kampus aktif. Tidak semua mahasiswa di kampus aktif.
Beberapa pegawai sarjana teknik. Tidak semua pegawai sarjana teknik.
Beberapa siswa pernah sekolah PAUD. Tidak semua siswa pernah sekolah PAUD.
Jenis-Jenis Oposisi Lainnya
Selain oposisi subkontrarik masih ada banyak jenis oposisi lainnya. Hal ini seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa oposisi sederhana terbagi menjadi empat, yaitu sebagai berikut.
1. Oposisi Kontraris
Jenis oposisi sederhana yang pertama adalah oposisi kontraris. Oposisi ini merupakan pertentangan antara dua pernyataan universal dengan dasar satu term yang sama. Akan tetapi, tetap berbeda dalam kualitasnya.
Hukum dalam oposisi jenis ini, yaitu:
Bila pernyataan yang pertama benar, yang lain pasti salah.
Bila pernyataan yang pertama salah, maka pernyataan yang lain dapat juga benar dan dapat juga salah.
Contoh oposisi kontraris yaitu sebagai berikut.
Semuanya suka menulis
Semuanya tidak ada yang suka menulis.
2. Oposisi Kontradiktoris
Oposisi kontradiktoris adalah jenis oposisi yang di mana satu pernyataan dapat menyengkal apa yang diakui oleh yang lain.
Contoh oposisi kontradiktoris.
Semua manusia dapat berfikir
Beberapa manusia tidak dapat berfikir
3. Oposisi Subalternasi
Jenis oposisi lainnya adalah oposisi subalternasi. Oposisi ini merupakan pertentangan antara dua pernyataan atas dasar satu term yang sama dan cukup berkualitas sama, tapi berbeda dalam kuantitasnya.
Contoh oposisi subkontraris dapat disimpulkan bila pernyataan yang pertama salah maka yang lain dapat diakui benar. Sedangkan, jika pernyataan yang pertama benar maka yang lain dapat benar dan juga dapat salah. (YAS)
Baca juga: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Embalase
