Konten dari Pengguna

Contoh Produk yang Dibagikan Secara Cuma-Cuma Disebut Apa?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk contoh produk yang dibagikan secara cuma-cuma disebut. Sumber: pexels.com/Monstera Production
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk contoh produk yang dibagikan secara cuma-cuma disebut. Sumber: pexels.com/Monstera Production

Contoh produk yang dibagikan secara cuma-cuma disebut sebagai sampel. Sampel adalah contoh produk yang dibagikan dengan jumlah yang kecil. Biasanya, sampel dibagikan pada pembeli di berbagai pusat perbelanjaan.

Pembagian sampel adalah salah satu cara promosi dari produsen. Sampel dibagikan untuk menarik minat calon pembeli. Dengan adanya sampel, calon pembeli dapat mengetahui apa yang ditawarkan produk sebelum membelinya.

Contoh Produk yang Dibagikan secara Cuma-Cuma Disebut Sampel

Ilustrasi untukcontoh produk yang dibagikan secara cuma-cuma disebut. Sumber: pexels.com/Alesia Kozik

Contoh produk yang dibagikan secara cuma-cuma disebut sampel. Menurut buku Pengantar Bisnis Edisi 4 Buku 2, Jeff Madura (2007: 292), tujuan pemberian sampel (sampling) secara cuma-cuma adalah untuk mendorong calon konsumen mencoba produk atau merk baru.

Contoh sampel adalah sampel parfum yang dibagikan di pusat perbelanjaan. Adapun contoh lainnya adalah sampel produk makanan atau minuman yang dibagikan di supermarket.

Perusahaan-perusahaan manufaktur juga memberikan sampel sehingga para pelanggan dapat mencoba peralatan yang diproduksinya. Sampel bahkan dapat dikirim menggunakan surat langsung.

Sampel paling sering digunakan untuk memperkenalkan produk-produk baru. Perusahaan sadar bahwa setelah konsumen menjadi terbiasa dengan suatu produk tertentu, mereka cenderung akan memilih produk tersebut.

Jadi, maksud diberikannya sampel gratis adalah untuk mendapatkan loyalitas merk (brand loyalty) atau kesetiaan pelanggan terhadap satu merk tertentu dari waktu ke waktu.

Selain produk barang, sampel juga digunakan untuk produk jasa. Contohnya pada tahun 1999, American Online (AOL) memberikan waktu online secara cuma-cuma dalam jumlah yang terbatas kepada para calon pelanggannya.

Strategi ini memungkinkan pelanggan menikmati jasa yang diberikan oleh AOL dan menghasilkan pendaftaran dalam jumlah yang besar untuk jasa online AOL.

Saat ini seiring dengan perkembangan era internet, produk sampel tidak hanya diberikan secara langsung di pertokoan atau pusat perbelanjaan. Sampel juga dapat diberikan sesuai dengan permintaan atau penawaran di internet.

Saat ini telah muncul berbagai situs yang menawarkan uji coba sampel produk. Konsumen dapat mendaftarkan pada situs tersebut, lalu mencoba produk yang ditawarkan dan membuat ulasannya di situs tersebut.

Demikian penjelasan mengenai contoh produk yang dibagikan secara cuma-cuma disebut sampel. Sampel umum dilakukan dalam pemasaran untuk menarik perhatian konsumen. Semoga penjelasan ini bermanfaat. (IND)

Baca juga: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Embalase