Contoh Promotif, Preventif, Kuratif, Rehabilitatif, dalam Dunia Kesehatan

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam dunia kesehatan dikenal istilah promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Salah satu contoh promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif adalah penyuluhan kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan oleh petugas puskesmas di sekolah-sekolah.
Kesehatan itu mahal, tetapi banyak yang baru menyadari pentingnya mencegah daripada mengobati setelah mengalaminya sendiri. Untuk itulah, berbagai upaya kesehatan dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat.
Upaya kesehatan itu bisa berupa promosi atau penyuluhan kesehatan, pemeliharaan kesehatan, pemberantasan penyakit menular, perbaikan gizi masyarakat, dan lain sebagainya.
Pengertian dan Contoh Promotif, Preventif, Kuratif, Rehabilitatif
Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan yang dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan, untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Upaya kesehatan itu meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Secara sederhana, promotif berarti promosi kesehatan, preventif berarti upaya pencegahan, kuratif berarti upaya penyembuhan, dan rehabilitatif berarti upaya pemulihan.
Berikut ini pengertian dan contoh promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dalam dunia kesehatan yang perlu diketahui.
1. Promotif
Menurut buku Kesehatan Masyarakat dalam Determinan Sosial Budaya, Hermien Nugraheni, SKM, M.Kes, Tri Wiyatini, SKM, M.Kes (Epid)., Irmanita Wiradona, S.SiT, M.Kes., (2018: 97), pengertian upaya promotif adalah suatu rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat promosi kesehatan.
Promosi kesehatan adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara kesehatannya. Untuk bisa sehat baik fisik maupun mentalnya, masyarakat harus mengenal tubuhnya, kebutuhannya, dan mampu mengubah dirinya.
Contoh upaya promotif, misalnya penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di sekolah-sekolah oleh petugas puskesmas.
2. Preventif
Istilah preventif diartikan sebagai "pencegahan". Jadi, upaya preventif adalah suatu tindakan untuk mencegah atau menghindari terjadinya berbagai masalah kesehatan yang mengancam diri sendiri ataupun orang lain di masa yang akan datang.
Salah satu contoh upaya preventif yang populer adalah dengan menggaungkan semboyan “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Semboyan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa sakit itu mahal, sedangkan menjalani hidup sehat itu jauh lebih murah.
Contoh lain dari upaya preventif, misalnya melalui pemasangan spanduk, poster, brosur, ataupun baliho, tentang bahaya merokok, bahaya narkoba, anjuran mencuci tangan, anjuran memakai masker dan menjaga jarak, dan lain sebagainya.
3. Kuratif
Kuratif berarti "penyembuhan". Jadi, upaya kuratif bisa diartikan sebagai suatu rangkaian pengobatan yang dilakukan untuk menyembuhkan penyakit, mengurangi penderitaan akibat penyakit, ataupun pengendalian suatu penyakit.
Contoh upaya kuratif, misalnya penambalan gigi, pencabutan gigi, kemoterapi, dan lain-lain.
4. Rehabilitatif
Rehabilitatif diartikan sebagai "pemulihan". Adapun pengertian upaya rehabilitatif adalah suatu kegiatan yang ditujukan kepada bekas penderita (pasien yang sudah tidak menderita penyakit) agar dapat berinteraksi secara normal dalam lingkungan sosial.
Rehabilitasi bagi bekas penderita meliputi beberapa hal berikut:
Rehabilitasi fisik, yaitu upaya untuk memberikan perbaikan fisik semaksimal mungkin.
Rehabilitasi mental, yaitu upaya untuk membantu bekas penderita agar dapat menyesuaikan diri dalam hubungan perorangan dan sosial.
Rehabilitasi sosial vokasional, yaitu upaya memfasilitasi bekas penderita dalam menempati suatu pekerjaan atau posisi dalam masyarakat, sesuai dengan kemampuannya.
Rehabilitasi aesthetis, yaitu usaha yang dilakukan untuk mengembalikan rasa keindahan dari bagian anggota tubuh, walaupun fungsinya tidak maksimal seperti seharusnya.
Contoh upaya rehabilitatif, misalnya pembuatan gigi palsu, pemasangan kaki palsu, dan lain sebagainya.
Baca juga: Vaksin Termasuk Produk Bioteknologi Apa? Ini Penjelasannya
Demikianlah contoh promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dalam dunia kesehatan beserta penjelasannya. Semoga artikel ini bermanfaat dan semakin menambah pengetahuan. (ARN)
