Konten dari Pengguna

Contoh Puisi Kontemporer dan Maknanya dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

contoh puisi kontemporer dan maknanya. Sumber: pexels.com/Thought Catalog
zoom-in-whitePerbesar
contoh puisi kontemporer dan maknanya. Sumber: pexels.com/Thought Catalog

Ada banyak karya sastra Bahasa Indonesia yang berkembang di Indonesia dan salah satunya adalah puisi kontemporer. Penjelasan mengenai contoh puisi kontemporer dan maknanya sudah diajarkan sejak bangku sekolah.

Puisi kontemporer menggambarkan tentang zaman yang sudah modern dan ditandai dengan gaya penulisan yang lebih inovatif. Bahasa yang digunakan juga lebih eksperimental dengan pesan yang relevan.

Contoh Puisi Kontemporer dan Maknanya

contoh puisi kontemporer dan maknanya. Sumber: pexels.com/Wallace Chuck

Jenis puisi ini memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan makna kepada para pembaca sehingga dibutuhkan pemahaman untuk mengerti maksudnya.

Mengutip dari buku Bahasa Indonesia 3, Sri Sutarni, S.Pd., dan Drs. Sukardi, M.Pd., (2008:126), unsur-unsur dalam puisi kontemporer ada unsur bunyi, tipografi (penyusunan baris-baris puisi), enjambemen (pemenggalan baris puisi), dan kelakar (parodi).

Puisi kontemporer adalah puisi yang selalu mengikuti perkembangan zaman atau puisi yang lahir dalam kurun waktu tertentu. Di bawah ini ada contoh puisi kontemporer dan maknanya.

1. Contoh Puisi Berjudul Kilau Tegak Mengilau

Tegak! Telah tegak setegaknya

Kilau dan mengilau tegak

Kilau darah mengalir tegak

Tiba tegak muara telaga tegak

Nampak tegak tak berdiri tegak merunduk

Berdiri gak tegak dan tegak

Tegak gak berdiri dan diri

Diam dalam kilau nan mengilau tanpa tegak

2. Makna Puisi

Puisi di atas mengisahkan tentang seseorang yang bersikap sombong dan tidak peduli dengan orang-orang di sekitarnya. Berikut rinciannya.

  • “Tegak! Telah tegak setegaknya”, memiliki makna bahwa kesombongan seseorang tersebut sangat tinggi.

  • “Kilau dan mengilau tegak”, maknanya adalah kesombongan karena banyak harta.

  • “Kilau darah mengalir tegak”, maknanya adalah kesombongan karena harta tampaknya sudah mendarah daging.

  • “Tiba tegak muara telaga tegak”, maknanya adalah walaupun diberi nasihat tetap tidak masuk karena pintu hatinya tertutup kesombongan.

  • “Nampak tegak tak berdiri tegak merunduk”, maknanya adalah orang yang sombong dan tidak mau melihat ke bawah.

  • “Berdiri gak tegak dan tegak”, maknanya adalah sebaiknya jauhkan diri dari sikap sombong.

  • “Tegak gak berdiri dan diri”, maknanya adalah kesombongan tidak akan membawa manusia pada kebahagiaan.

  • “Diam dalam kilau nan mengilau tanpa tegak”, maknanya adalah hentikan sikap sombong akan kekayaan harta.

Baca Juga: 2 Contoh Cerita Pengalaman Menyenangkan Singkat dan Berkesan

Contoh puisi kontemporer dan maknanya di atas adalah contoh karya sastra yang mengandung pesan kehidupan mengenai perbuatan sombong dan dampaknya. (GTA)