Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.1
Konten dari Pengguna
Contoh Susunan Acara Menyambut Bulan Suci Ramadhan di Pengajian
22 Februari 2025 12:11 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Susunan acara menyambut bulan suci Ramadhan harus dipersiapkan pembawa acara untuk memperlancar tugasnya. Biasanya pada minggu terakhir sebelum Ramadan diselenggarakan pengajian untuk menambah ilmu tentang ibadah.
ADVERTISEMENT
Sebelum menjalani Ramadan yang penuh tantangan dan godaan, umat Islam harus mempersiapkan fisik dan mental. Pengajian tersebut dimaksudkan untuk menambah ketakwaan umat dan mempertebal iman.
Susunan Acara Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Umumnya, jauh-jauh hari sebelum Ramadhan sudah dibentuk kepanitiaan, yang salah satu tugasnya adalah menyelenggarakan pengajian untuk menyambut bulan suci tersebut. Perngajian ini berbeda dengan pengajian rutin.
Biasanya, panitia akan mengundang ustaz atau ulama di luar lingkungan tersebut untuk menambah wawasan dan semangat jemaah. Umumnya susunan acara di pengajian dibuat oleh pembawa acara sendiri yang merupakan bagian dari panitia.
Berikut adalah contoh susunan acara menyambut bulan suci Ramadhan dalam suatu pengajian, yang intinya dikutip dari Belajar Pidato & MC: Panduan Mudah & Cepat Memukau Audience dengan Percaya Diri, Aep Syaiful Hamidin (2020:51).
ADVERTISEMENT
1. Pembukaan Acara
Pembawa Acara membuka pengajian tersebut dengan memberi salam kepada para hadirin dan tamu undangan. Pembawa Acara juga menyebutkan secara khusus nama ustaz atau ulama yang akan memberikan ceramah.
2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an
Umumnya pembaca Al-Qu'ran dan sari tilawah adalah jemaah itu masjid sendiri. Biasanya pembaca Al-Qur'an adalah laki-laki, sedangkan sari tilawah oleh perempuan.
3. Sambutan Ketua Panitia
Biasanya Ketua Panita ini merupakan ketua panitia untuk semua acara Ramadan. Ketua Panitia akan mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Ketua Panitia juga akan menjelaskan acara-acara yang akan diselenggarakan selama Ramadan.
4. Ceramah Agama
Dalam ceramah agama ini, tema yang banyak dipilih adalan tentang hikmah bulan Ramadan bagi umat Islam . Jemaah akan diingatkan kembali tentang tujuan menjalankan ibadah bulan Ramadan.
5. Pembacaan Doa
Pembacaan doa bisa dilakukan oleh ustaz atau ulama yang memberikan ceramah sebelumnya.
ADVERTISEMENT
6. Penutup
Penutup dilakukan oleh Pembawa Acara dengan tak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua hadirin dan tamu undangan. Sering kali acara ini juga diakhir dengan saling bermaaf-maafan.
Biasanya susunan acara menyambut bulan suci Ramadhan tidak terlalu panjang meski durasinya bisa lama. Ini karena acara utamanya adalah ceramah agama. (lus)