Contoh Susunan Acara Musrenbang Kecamatan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh susunan acara musrenbang kecamatan dapat menjadi panduan dalam menyusun kegiatan musrenbang. Musrenbang adalah singkatan dari Musyawarah Rencana Pembangunan, tujuannya adalah untuk mengkomunikasikan rencana pembangunan pada masyarakat.
Musrenbang diadakan dari tingkat RT/RW, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota, lalu provinsi. Susunan acara musrenbang dibutuhkan agar acara musrenbang dapat berlangsung dari awal sampai akhir dengan lancar.
Contoh Susunan Acara Musrenbang Kecamatan dari Awal sampai Akhir
Menurut buku Perencanaan Pembangunan Daerah Teori dan Implementasi oleh Ana Sopanah dan Harnovinsah (2023: 67), Musyawarah Rencana Pembangunan disingkat musrenbang adalah sarana untuk mengkomunikasikan gagasan rancangan pembangunan kepada masyarakat.
Sementara itu, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mendefinisikan Musrenbang sebagai forum antarpelaku dalam rangka menyusun rencana pembangunan nasional dan rencana pembangunan daerah.
Musrenbang diselenggarakan dalam rangka menyusun RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) dan diikuti oleh unsur-unsur penyelenggara negara dengan mengikutsertakan masyarakat.
Musrenbang Jangka Panjang Nasional diselenggarakan oleh menteri, sedangkan Musrenbang Jangka Panjang Daerah diselenggarakan oleh kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah).
Musrenbang dilaksanakan paling lambat setahun sebelum RPJP tahun berjalan berakhir, mulai tingkat RT/RW, lalu kelurahan/desa, kemudian kecamatan, selanjutnya pada tingkat kabupaten/kota, dan tingkat paling akhir adalah provinsi.
Pada musrenbang tingkat kecamatan, susunan acara dibuat oleh staff perangkat kecamatan. Susunan acara dibuat sebagai panduan berjalannya musrenbang. Berikut ini contoh susunan acara musrenbang kecamatan dari awal sampai akhir:
Contoh Susunan Acara Musrenbang Kecamatan 2025
Registrasi peserta.
Pembukaan oleh MC.
Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Pembacaan doa bersama.
Sambutan oleh Camat.
Sambutan dari perwakilan DPRD.
Sambutan dari Bupati/perwakilan Pemerintah Kabupaten.
Penjelasan teknis mengenai musrenbang.
Penyerahan dokumen musrenbang dari camat kepada perwakilan DPRP, perwakilan Pemkab, dan Ketua Tim Monitoring Musrenbang.
Persiapan musrenbang.
Pemaparan rencana pembangunan di wilayah kecamatan.
Diskusi dan tanya jawab.
Kesimpulan hasil musrenbang.
Pembacaan usulan untuk pembangunan tahun depan
Penandatanganan Berita Acara Musrenbang.
Penutupan.
Demikian contoh susunan acara musrenbang kecamatan dari pembukaan sampai penutupan. Semoga dapat menjadi panduan dalam menyusun rangkaian kegiatan musrenbang di tingkat kecamatan. (IND)
Baca juga: Contoh Susunan Acara Musrenbang Desa yang Menarik
