Konten dari Pengguna

Contoh Susunan Acara Natal Gereja yang Lengkap

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi susunan acara Natal gereja. Sumber: unsplash.com/EstefaniaRainie.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susunan acara Natal gereja. Sumber: unsplash.com/EstefaniaRainie.

Susunan acara Natal gereja sudah dipersiapkan jauh sebelum hari raya. Hal itu dilakukan karena acara yang akan dilaksanakan berbeda dengan ibadah rutin.

Umumnya ada beberapa acara tambahan untuk menyemarakkan suasana Natal. Susunan acara yang rapi akan membuat waktu pelaksanaan cukup untuk semua kegiatan.

Contoh Susunan Acara Natal Gereja Agar Berjalan Lancar

Ilustrasi susunan acara Natal gereja. Sumber: unsplash.com/JoePranotoMarselo.

Ketika Natal, gereja lebih ramai dari biasanya. Sering kali ada wajah-wajah baru dari sanak saudara yang mudik atau berkunjung. Tak jarang gereja harus mengatur beberapa sesi agar semua umat memiliki kesempatan untuk merayakan Natal di gereja tersebut.

Dikutip dari Manajemen Gereja: Sebuah Alternatif, Suharto Prodjowijono (2008:29), untuk menangani tugas-tugas dalam jangka pendek, seperti perayaaan Natal, pengurus gereja akan membentuk kepanitiaan sebagai perpanjangan tangan majelis.

Susunan organisasi panita Natal lebih sederhana tapi melibatkan lebih banyak orang karena acaranya juga lebih besar. Sebagai gambaran, berikut adalah contoh susunan acara Natal gereja tersebut.

  1. Pembukaan yang diisi dengan salam dan ucapan selamat datang dari Pembawa Acara.

  2. Pujian pembukaan dibawakan oleh seluruh jemaat.

  3. Sambutan sekaligus laporan pelaksaan acara Natal oleh Ketua Panitia Natal.

  4. Sambutan dari penilik jemaat.

  5. Penampilan tarian pujian oleh anak-anak.

  6. Prosesi Alkitab dari pintu gereja ke arah mimbar dengan iringan pembawa lilin theopani, yang diakhiri dengan penyerahan Alkitab kepada Pendeta.

  7. Liturgi Natal tentang Keagungan Allah.

  8. Jemaat menyanyikan kidung pujian.

  9. Prosesi Alkitab dari pintu gereja ke arah mimbar dengan iringan pembawan lilin theopani, yang diakhiri dengan penyerahan Alkitab kepada Pendeta.

  10. Jemaat menyanyikan kidung pujian.

  11. Votum dan salam bersama Pendeta.

  12. Nyanyian jemaat bertema Natal.

  13. Liturgi tentang Memohon Kasih Allah.

  14. Jemaat menyanyikan kidung pujian.

  15. Paduan suara jemaat gereja menyanyikan lagu-lagu Natal.

  16. Liturgi tentang Refleksi Natal.

  17. Jemaat menyanyikan kidung pujian.

  18. Sajian drama tentang perayaan Natal dalam keluarga-keluarga di Indonesia.

  19. Lampu dipadamkan dan semua lilin yang dipegang oleh jemaat dinyalakan.

  20. Jemaat menyanyikan lagu-lagu pujian bertema Natal bersama-sama di bawah cahaya lilin.

  21. Hiburan lagu-lagu Natal oleh kelompok-kelompok vokal.

  22. Doa Syafaat yang dibawakan oleh Pendeta.

  23. Jemaat menyanyikan kidung pujian.

  24. Pemberian persembahan.

  25. Berkat yang dibawakan oleh Pendeta.

  26. Penutup yang dibawakan oleh Pembawa Acara.

  27. Ramah tamah dan makan bersama.

Susunan acara Natal gereja akan berbeda, tergantung alokasi waktu, jumlah jemaat, dana, tradisi dan sebagainya. Biasanya gereja-gereja di Indonesia juga memadukan dengan unsur budaya tradisional. (lus)

Baca juga: 2 Contoh Surat Undangan Natal untuk Teman