Konten dari Pengguna

Contoh Susunan Acara Silaturahmi Keluarga Besar

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Susunan Acara Silaturahmi Keluarga Besar. Sumber: Pexels/Fauxels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Susunan Acara Silaturahmi Keluarga Besar. Sumber: Pexels/Fauxels

Silaturahmi adalah salah satu tradisi di Indonesia yang harus dilestarikan. Salah satu acara silaturahmi yang kerap diselenggarakan adalah silaturahmi keluarga besar. Dalam pelaksanaannya, tentu dibutuhkan susunan acara silaturahmi keluarga besar agar acara berjalan dengan baik.

Susunan acara silaturahmi keluarga besar dapat bervariasi tergantung pada tujuan dan keinginan keluarga. Acara silaturahmi sebaiknya menciptakan suasana yang hangat, ramah, dan menyenangkan sehingga setiap anggota keluarga dapat menikmati momen bersama.

Susunan Acara Silaturahmi Keluarga Besar

Ilustrasi Susunan Acara Silaturahmi Keluarga Besar. Sumber: Unsplash/Tyler Nix

Mengutip buku Manajemen Potensi Diri, Slamet Wiyono (20016:141), silaturahmi adalah media untuk saling bertemu dan berkomunikasi untuk berbagi informasi di berbagai kesempatan. Dalam silaturahmi keluarga besar, tentu membutuhkan susunan acara silaturahmi keluarga besar yang disusun dengan baik.

Ketika menyusun susunan acara, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan. Beberapa susunan acara pada dasarnya sama. Namun, ada perbedaan yang dapat disesuaikan. Berikut adalah beberapa susunan acara silaturahmi keluarga besar yang dapat dijadikan referensi.

1. Susunan Acara Silaturahmi

  1. Pembukaan

    Sambutan pembukaan oleh ketua keluarga atau pembawa acara serta pembacaan doa pembuka oleh anggota keluarga yang ditunjuk.

  2. Ice Breaker

    Permainan atau aktivitas pembuka untuk mempererat hubungan. Mengenalkan anggota keluarga yang mungkin belum saling kenal.

  3. Makan Bersama

    Jamuan makan siang atau makan malam dengan penyediaan makanan dan minuman yang disesuaikan dengan selera keluarga.

  4. Acara Khusus Anak-Anak

    Permainan atau lomba untuk anak-anak atau cerita atau pertunjukan khusus untuk anak-anak.

  5. Acara Seni dan Kreatif

    Pertunjukan bakat keluarga dapat berupa workshop seni atau kerajinan untuk semua anggota keluarga.

  6. Foto Bersama

    Sesi foto bersama untuk kenang-kenangan serta fotografi keluarga dan individu.

  7. Sesi Tanya Jawab

    Kesempatan untuk anggota keluarga bertanya atau berbicara dengan diskusi terbuka.

  8. Doa Penutup

    Penutupan dengan doa oleh anggota keluarga yang ditunjuk beserta dengan ucapan terima kasih dan harapan untuk pertemuan berikutnya.

2. Susunan Acara Halal bi Halal

  1. Pembukaan

    Pembukaan acara oleh pembawa acara dapat berupa pembacaan ayat suci Al-Quran atau doa pembukaan.

  2. Sambutan Ketua Keluarga

    Sambutan dan ucapan selamat Idulfitri oleh ketua keluarga serta ungkapan rasa syukur dan doa untuk kesejahteraan keluarga.

  3. Ceramah Keagamaan

    Ceramah atau kultum Islami oleh ulama atau anggota keluarga. penyampaian nilai-nilai kebersamaan dan kesejahteraan.

  4. Jamuan Makan Bersama

    Jamuan makan siang atau makan malam bersama. makanan yang sesuai dengan tradisi Idulfitri.

  5. Acara Hiburan

    Games atau lomba untuk anggota keluarga. Hadiah kecil untuk anak-anak yang berprestasi.

  6. Sesi Kenangan

    Tukar pendapat dan cerita-cerita kenangan Ramadhan dan Idulfitri. Lalu, foto bersama sebagai kenang-kenangan.

  7. Tausiyah dan Tanya Jawab

    Sesi tausiyah ringan dan inspiratif. Nantinya, terdapat kesempatan untuk bertanya jawab dan diskusi.

  8. Seni dan Budaya

    Pertunjukan seni atau kesenian oleh anggota keluarga dengan menampilkan bakat atau kreativitas keluarga.

  9. Doa Penutup

    Doa penutup oleh tokoh agama atau anggota keluarga yang ditunjuk. Doa ini dapat berupa ucapan terima kasih dan harapan untuk pertemuan berikutnya.

Baca juga: Susunan Acara Perpisahan Sekolah dan Contohnya

Demikianlah penjelasan mengenai contoh susunan acara silaturahmi keluarga besar yang dapat diperhatikan dan dijadikan referensi. Dalam pelaksanaannya, perlu menyesuaikan tujuan dari acara yang akan dilaksanakan agar berjalan dengan baik. (BAI)