Konten dari Pengguna

Contoh Teks Diskusi dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Teks Diskusi. Sumber foto: Unsplash/Antenna CW
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Teks Diskusi. Sumber foto: Unsplash/Antenna CW

Contoh teks diskusi dalam bahasa Indonesia sesuai kaidah dapat dipelajari para pembaca agar lebih paham dengan topik diskusi. Berdiskusi merupakan salah satu cara dalam memecahkan sebuah masalah.

Secara tidak langsung, sesi diskusi bisa mengajarkan orang-orang untuk memahami perbedaan pendapat. Pada sesi diskusi normal, pendapat atau gagasan akan ditulis dalam bentuk teks diskusi.

Contoh Teks Diskusi

Ilustrasi Contoh Teks Diskusi. Sumber foto: Unsplash/Dylan Gillis

Teks diskusi adalah narasi pendapat atau gagasan yang dikemukakan dalam membahas suatu permasalahan. Dikutip dari buku Super Complete, Elis K dkk (2020: 637), teks diskusi dapat berupa pendapat pro dan kontra dari permasalahan aktual yang dibaca dan didengar.

Pada umumnya, pendapat ini akan ditulis dengan bahasa yang lugas. Hal ini dikarenakan teks diskusi hanya dikemukakan dalam sesi diskusi formal, contohnya saat rapat OSIS, rapat di lingkungan RT, dan sebagainya.

Agar mudah dipahami, teks diskusi dibagi menjadi tiga bagian. Struktur teks diskusi terdiri dari isu, pendapat (pendukung dan penentang), dan kesimpulan. Berikut contoh teks diskusi tentang pendidikan dalam bahasa Indonesia sesuai kaidah.

Seragam Sekolah, Perlukah Dihapus?

a. Pendahuluan

Mantan Mendiknas (Menteri Pendidikan Nasional) terdahulu, Bambang Sudibyo, punya rencana menghapus seragam sekolah. Artinya, tidak ada lagi ketentuan siswa SD sampai SMA wajib berseragam.

Kita masih menunggu, apakah rencana tersebut akan menjadi kenyataan dan ditaati sekolah-sekolah? Mengingat seragam sekolah adalah sebuah identitas, baik dari sisi jenjang pendidikan maupun identitas sekolah.

b. Isi (Rangkaian Argumen)

Penghapusan seragam sekolah dimaksudkan untuk menghilangkan perbedaan antara siswa yang satu dengan yang lain. Seorang siswa tidak bisa bergaya dengan label senioritas dan memamerkan baju-baju mewahnya di sekolah.

Di sekolah tertentu, siswa dikenai hukuman apabila melanggar ketentuan seragam sekolahnya. Kebijakan Mendiknas untuk menghapus seragam sekolah patut dipertimbangkan.

Namun, kebijakan ini dapat memberikan dampak negatif terhadap siswa. Misalnya, akan terjadi perang pamer kekayaan. Siswa dari keluarga kaya akan berpotensi memamerkan pakaian mewahnya sehingga menimbulkan kecemburuan siswa lain.

c. Kesimpulan

Penggunaan seragam sekolah berkaitan dengan kedisiplinan. Hal ini karena disiplin di sekolah tidak diajarkan secara formal seperti di dalam pendidikan militer, tetapi ditempatkan pada kerangka pola dan perilaku masyarakat secara lebih luas.

Disiplin haruslah dimulai dari tingkat paling dasar, yakni rumah tangga. Artinya, orang tua dan anggota keluarga harus menjadi garda terdepan keteladanan bagi siswa untuk bersikap disiplin bagi diri sendiri dan orang lain.

Disiplin harus dilakukan sebagai tanggung jawab, bukan sebagai indoktrinasi. Disiplin bukanlah sekadar formalitas melalui seragam sekolah karena seragam sekolah bukanlah unsur elementer dalam sistem pendidikan nasional.

Baca juga: 2 Contoh Teks Biografi beserta Strukturnya dari Berbagai Tokoh Penting

Itulah contoh teks diskusi dalam bahasa Indonesia sesuai kaidah. Semoga membantu! (Msr)