Konten dari Pengguna

Contoh Teks Pildacil Tentang Isra Miraj 2025 Singkat dan Menarik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teks pildacil tentang Isra Miraj 2025. Sumber foto: Pixabay/ Mohamed_hassan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teks pildacil tentang Isra Miraj 2025. Sumber foto: Pixabay/ Mohamed_hassan

Pildacil merupakan kompetisi pemilihan dai cilik yang menarik diikuti. Lomba ini biasanya mengangkat tema-tema tertentu, seperti halnya tentang Isra Mikraj. Namun, sebelum tampil, peserta harus terlebih dahulu membuat naskah pidato dengan baik. Maka dari itu, contoh teks pildacil tentang Isra Miraj menarik diketahui untuk mempersiapkan diri.

Penyelenggaraan pildacil dapat menghadirkan peranan positif bagi setiap peserta. Beberapa manfaatnya antara lain dapat menambah pengetahuan, meningkatkan rasa percaya diri, mengasah keberanian, dan menanamkan akhlak mulia sejak dini.

Teks Pildacil Tentang Isra Miraj 2025 Singkat dan Menarik

Ilustrasi teks pildacil tentang Isra Miraj 2025. Sumber foto: Pixabay/ Mohamed_hassan

Pildacil adalah salah satu lomba keagamaan yang seringkali diadakan. Dalam program ini, peserta akan dinilai kemampuannya saat berpidato di depan dewan juri.

Agar dapat menunjukkan penampilan yang maksimal, peserta harus menyusun teks pildacil yang menarik. Langkah awal untuk membuat naskah adalah menentukan topik yang akan disampaikan. Misalnya, yaitu mengenai peristiwa Isra Mikraj.

Kemudian dilanjutkan dengan merangkai kerangka teks, yang terdiri atas pembukaan, pokok/ isi, dan penutup. Untuk lebih jelasnya, inilah teks pildacil tentang Isra Miraj 2025 yang dapat disimak mengutip buku Kumpulan Pidato Tema Religius, Berhias Pantun, dan Bersifat Mengajak Kebaikan, Fathia Rahmawati, (2024: 114-117).

Pildacil Tema Isra Mikraj

Makan siang makan malam

Dengan lahap menikmati hidangan

Izinkan saya ucapkan salam

Untuk semua tamu undangan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ أَمَّا بَعْدُ

Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah Swt, yang telah memberikan limpahan nikmat, sehingga kita masih bisa merasakan keberkahan di tahun ini.

Selawat serta salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah saw. Nabi panutan kita yang telah memberikan bimbingan dari jalan yang suram menuju jalan yang terang benderang, yakni Addinul Islam.

Hadirin yang dimuliakan Allah.

Pada kesempatan hari ini saya akan membahas tentang peristiwa Isra Mikraj.

Isra Mikraj lebih popular sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad Saw dari Masjid Haram ke Masjid Aqsha dan seterusnya ke Sidrah al-Muntaha melewati langit pertama sampai langit ke tujuh.

Isra Mikraj di Indonesia lebih menonjol sebagai suatu kejadian luar biasa yang dilaksanakan Nabi Muhammad saw. Peristiwa ini berlangsung pada tanggal 27 Rajab tahun ke-10 dari kenabian, bertepatan tahun 621 M. Tahun tersebut sering disebut tahun kesedihan (‘am al-khazn).

Lantaran dalam tahun 621 M bertubi-tubi cobaan dialami Nabi, di antaranya wafatnya istri tercintanya Siti Khadijah, menyusul kepergian pamannya Abu Thalib. Selain itu, pada tahun yang sama juga Nabi saw mendapat tekanan yang lebih dari kaum kafir Quraisy. Bahkan, sudah sampai kepada tingkat akan dihabisi nyawanya.

Di Indonesia, Isra Mikraj diperingati sebagai hari bersejarah. Untuk memperingatinya dapat dilakukan mengadakan pengajian, zikir bersama, maupun berselawat untuk mengingat keagungan Nabi Muhammad.

Kemudian, Isra Mikraj selama ini lebih banyak dimaknai secara konvensional sebagai mukjizat luar biasa. Padahal, peristiwa ini sesungguhnya sangat sarat nilai, termasuk di dalamnya nilai spiritual batiniah dan nilai sains.

Dalam Al Qur’an terdapat ayat yang paling gamblang menggambarkan Isra Mikraj. Ayat tersebut adalah QS. Al- Isra’ [17:1].

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَا الَّذِي بَرَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ ءَايَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Artinya:

“ Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha, yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah maha mendengar lagi maha mengetahui.

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf.

Lebaran makan ketupat

Ada lodeh boleh campurkan

Kalau ada ilmu yang bermanfaat

Silakan juga diamalkan

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Itulah teks pildacil tentang Isra Miraj 2025. Adanya contoh tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pembaca dalam membuat naskah pidato yang menarik dan mudah dihafal. Semoga membantu! (Riyana)

Baca Juga: Contoh Persuasi, Ciri, dan Struktur Teks Persuasi