Konten dari Pengguna

Cooperative Learning: Pengertian dan Manfaatnya dalam Pendidikan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cooperative learning adalah  (Foto hanya ilustrasi) Sumber: unsplash/ Ismail Salad Osman Hajji dirir
zoom-in-whitePerbesar
Cooperative learning adalah (Foto hanya ilustrasi) Sumber: unsplash/ Ismail Salad Osman Hajji dirir

Cooperative learning adalah metode pembelajaran yang digunakan oleh tenaga pendidik untuk mengajarkan cara kerja sama antar individu. Di dalam metode tersebut, setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing.

Tanggung jawab yang dimiliki pun akan berbeda satu sama lain tetapi saling bergantung. Dengan adanya kerja sama, maka tugas yang diemban bisa lebih cepat selesai apabila para murid bisa kooperatif.

Cooperative Learning adalah Metode Belajar Efektif yang Berfokus pada Kerja Sama

Cooperative learning adalah (Foto hanya ilustrasi) Sumber: unsplash/ Kenny Eliason

Mengutip dari buku Cooperative Learning Model Stad dalam Pembelajaran Bangun Datar oleh Herma Kusumaningsih, S.Pd. SD. (2022:33), pengertian cooperative artinya mengerjakan sesuatu secara bersama-sama dengan saling membantu satu sama lainnya sebagai satu kelompok atau satu tim.

Cooperative learning adalah metode pembelajaran yang membuat para pembelajar mampu bekerja sama antar individu dalam kelompok kecil. Dengan metode ini, murid bisa aktif terlibat dalam peran dan tanggung jawab masing-masing.

Kontribusi setiap anggota kelompok menjadi hal yang wajib ada dalam metode pembelajaran ini. Hal itu membuat semua individu dalam kelompok bergerak dan tidak ada yang pasif. Pihak yang aktif juga tidak akan yang itu itu saja sehingga kontribusi perannya bisa merata.

Adapun manfaat dari metode ini yaitu dapat merangsang cara berpikir murid agar lebih kritis dan meningkatkan kemampuan komunikasi serta sosialnya.

Hal ini dikarenakan selama proses belajar, terjadi interaksi positif antar anggota kelompok yang membuat seuanya berkomunikasi, berpikir dan berusaha memecahkan masalah.

Dalam cooperative learning, kesukseskan kelompok akan bergantung pada kontribusi dari semua anggotanya. Adapun teknik belajar yang digunakan untuk berkomunikasi misalnya dengan berdiskusi dan memecahkan masalah secara berkelompok.

Di dalam metode pembelajaran ini, peran guru hanya sebagai fasilitator dan pengarah diskusi. Para murid akan saling menggali pengetahuan lewat ide-ide yang disampaikannya, saling memberi masukan dan menambah sudut pandang baru sehingga cara menyelesaikan masalah akan lebih solutif.

Metode cooperative learning adalah latihan kecil gang memiliki manfaat untuk membentuk murid agar bisa berbaur dalam masyarakat nantinya. Sebab di dalamnya mengajarkan tentang kerja tim, komunikasi efektif, dan pemecahan masalah. (IMA)

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan E-learning? Ini Jawabannya