Konten dari Pengguna

Daftar Hadits Saling Memaafkan yang Dapat Menjadi Pedoman

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hadits saling memaafkan. Sumber: Unplash/Masjid MABA.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hadits saling memaafkan. Sumber: Unplash/Masjid MABA.

Pada umumnya, perayaan Hari Raya Idulfitri identik dengan tradisi saling bermaaf-maafan. Hal ini sesuai dengan hadits saling memaafkan yang dapat dijadikan sebagai pedoman hidup.

Ketika orang lain meminta maaf sudah seharusnya sebagai umat muslim memaafkannya. Sebab, memaafkan diri sendiri dan kesalahan orang lain mampu menciptakan kelegaan hati.

Hadits Saling Memaafkan dalam Islam

Ilustrasi hadits saling memaafkan. Sumber: Pexels/Vera Arsic

Memaafkan adalah hal yang penting dalam berelasi. Pasalnya, memaafkan orang lain meningkatkan well-being dan membantu seseorang dalam mengatasi rasa sakit yang dialami setiap hari.

Dikutip dari buku Hukum Islam dan Ketahanan Nasional, Dr. H. Ahmad Syahrus Sikti, S.H.I., M.H., (2023), saling memaafkan menjadi bagian terpenting dalam kehidupan seorang muslim.

Perbuatan terpuji ini mampu membuka pintu kebaikan dan menutup pintu kerusakan umat manusia. Akhlak pemaafan merupakan kata yang mudah diucapkan, tetapi sulit diimplementasikan.

Hal ini dikarenakan untuk memaafkan dan meminta maaf adalah perbuatan mulia yang membutuhkan sikap dewasa dan terbuka dengan melepas ego personal.

Adapun beberapa hadist saling memaafkan dapat dipahami agar dapat mengurangi rasa dendam yang dapat menghancurkan persaudaraan, merusak hubungan manusia dan mengotori rasa kebersamaan.

1. HR Ahmad

  • “Tidaklah seseorang memberikan maaf, kecuali Allah akan tambahkan kemuliaan baginya.” (HR. Ahmad)

  • “Barangsiapa yang memaafkan kesalahan orang lain, maka Allah akan memaafkannya pada hari kiamat.” (HR. Ahmad)

2. HR. Al Hakim

"Barang siapa yang didatangi saudaranya yang hendak meminta maaf, hendaklah memaafkannya, apakah ia berada di pihak yang benar ataukah yang salah, apabila tidak melakukan hal tersebut (memaafkan), niscaya tidak akan mendatangi telagaku (di akhirat)." (HR. Al Hakim)

3. HR Muslim

  • "Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, dan tidaklah Allah menambah bagi seorang hamba dengan pemberian maafnya (kepada saudaranya) kecuali kemuliaan (di dunia dan akhirat), serta tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah kecuali Dia akan meninggikan (derajat)nya (di dunia dan akhirat)." (HR. Muslim)

  • "Tidaklah Allah memberi tambahan kepada seseorang hamba yang suka memberi maaf melainkan kemuliaan." (HR. Muslim)

4. HR At Thabrani

اسمحوا يسمح لكم

Artinya: "Maafkanlah, niscaya kamu akan dimaafkan (oleh Allah),"(HR At Thabrani)

Dengan memahami hadits saling memaafkan di atas, diharapkan pembaca bisa memiliki hati yang murah dan bisa memaafkan kesalahan orang lain baik disengaja maupun tidak disengaja. (NTA)

Baca juga: Contoh Khutbah Idul Fitri Singkat tentang Silaturahmi