Delapan Fungsi Lembaga Keluarga Beserta Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak fungsi lembaga keluarga selain untuk menjalankan fungsi reproduksi dan biologis. Lembaga keluarga juga dapat dikatakan sebagai lembaga sosial dengan lingkup paling kecil di dalam masyarakat.
Definisi keluarga adalah beberapa orang yang memiliki hubungan darah dan tinggal dalam satu rumah. Dari ruang lingkup terkecil inilah, nilai-nilai agama dan kehidupan ditumbuhkan.
8 Fungsi Lembaga Keluarga
Pada penerapannya, setiap anggota keluarga memiliki peran pentingnya masing-masing. Di dalam keluarga inti, kepala rumah tangga berperan untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarga.
Sementara, ibu berperan dalam mengurus rumah tangga dan anak berkewajiban untuk menghormati dan berbakti kepada orang tua. Semua anggota menjadi satu kesatuan untuk melakukan fungsinya sebagai lembaga keluarga.
Menurut Handayani, dkk., dalam jurnal Membina Keluarga Sejahtera Melalui Penerapan 8 Fungsi Keluarga, pemahaman yang matang akan fungsi lembaga keluarga perlu dipersiapkan sebaik mungkin sebelum membangun sebuah keluarga sebagai upaya mencapai kehidupan yang sejahtera.
Adapun beberapa fungsi lembaga keluarga yang penting untuk diketahui, yaitu:
1. Fungsi Proteksi
Salah satu terciptanya suatu lembaga keluarga adalah untuk menjamin rasa aman serta memberikan perlindungan secara fisik dan non fisik terhadap seluruh anggota di dalam keluarga.
2. Fungsi Agama
Keluarga juga merupakan tempat pertama untuk memperkenalkan dan menanamkan religiusitas dan spiritualitas.
3. Fungsi Afeksional
Perhatian, kehangatan, dan kasih sayang dari orang tua akan dapat langsung ditangkap oleh anak bahkan sejak mereka masih bayi. Hal ini penting dijaga supaya anak bertumbuh dengan perasaan diterima dan diayomi oleh keluarga, sehingga anak tidak perlu mencari perhatian lebih dari tempat yang salah.
4. Fungsi Pendidikan
Salah satu tanggung jawab dari orang tua adalah untuk berperan aktif dalam mendidik anak mereka. Maksud dari pendidikan di sini bukan sekadar mampu menyekolahkan anak, tetapi juga membekali pendidikan moral.
5. Fungsi Ekonomi
Fungsi ekonomi tidak bisa dipisahkan dari fungsi lainnya meskipun ini bukanlah fungsi utama dari lembaga keluarga. Ekonomi dengan perencanaan dan pengaplikasian yang baik dari suatu keluarga akan memberikan banyak kelancaran, kemudahan, serta kebermanfaatan dari berbagai aspek.
6. Fungsi Sosialisasi
Fungsi sosialisasi adalah keluarga bertugas untuk mengajari norma baik sebagai bekal bersosialisasi dengan lebih banyak orang di tempat lain dengan lingkup yang lebih luas.
7. Fungsi Pengawasan Sosial
Melakukan pengawasan dan juga pengendalian sosial perlu dilakukan oleh keluarga sebagai upaya preventif dari terciptanya pelanggaran norma yang berlaku.
8. Fungsi Rekreatif
Fungsi rekreatif tidak hanya dapat diartikan dengan melakukan perjalanan liburan secara terus menerus. Namun esensinya adalah berupa ketentraman dan kedamaian yang dirasakan seluruh anggota keluarga.
Baca Juga: Contoh Lembaga Keluarga Lengkap dan Fungsinya di Lingkungan
Peran Lembaga Keluarga
Keluarga merupakan unit sosial terkecil di masyarakat yang memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. Dikutip dari All New Target Nilai 100 Ulangan Harian SMP Kelas VIII oleh Tim Guru Eduka (2018: 290), adapun beberapa peran lembaga keluarga, yaitu:
Keluarga sebagai pendidik utama memiliki peran penting dalam pengembangan karakter anak sejak dini.
Lembaga keluarga berperan penting dalam mengelola keberagaman sosial budaya.
Keluarga memiliki peran strategis dalam melakukan keberagaman pendidikan. Keluarga yang mampu melaksanakan peran pendidikan dengan baik, akan menghasilkan anak-anak yang berkualitas.
Keluarga berperan dalam mengatur masalah hubungan seksual untuk melanjutkan keturunan melalui ikatan pernikahan.
Keluarga berperan dalam mengatur masalah tanggung jawab untuk merawat dan mendidik anak.
Setiap anggota keluarga harus mencurahkan kasih sayang kepada masing-masing anggota.
Lembaga keluarga berperan dalam melaksanakan pengendalian sosial terhadap setiap anggota agar tidak melakukan penyimpangan.
Keluarga memiliki peran penting dalam melindungi anggota keluarga sendiri dan mengatur masalah hubungan kekerabatan.
Baca Juga: 4 Jenis-Jenis Lembaga Sosial dan Penjelasannya
(REY & SFR)
