Konten dari Pengguna

Dua Strategi Utama dalam Menginternalisasi Nilai dalam Pembelajaran di Sekolah

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dua strategi utama dalam menginternalisasi nilai dalam pembelajaran di sekolah. Sumber: pexels.com/Pavel Danilyuk
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dua strategi utama dalam menginternalisasi nilai dalam pembelajaran di sekolah. Sumber: pexels.com/Pavel Danilyuk

Dua strategi utama dalam menginternalisasi nilai dalam pembelajaran di sekolah adalah topik yang muncul dalam soal post test Modul 3 Topik 2 PPG 2025. Post test ini adalah evaluasi yang diberikan pada guru setelah mempelajari suatu materi pelatihan.

Materi Modul 3 Topik 2 PPG 2025 adalah Makna, Urgensi, dan Strategi Internalisasi Pendidikan Nilai dalam Kerangka Pendidikan Nasional. Pendidikan nilai adalah pembelajaran yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika dalam diri individu.

Jawaban Dua Strategi Utama dalam Menginternaliasi Nilai dalam Pembelajaran Sekolah dan Pembahasannya

Ilustrasi dua strategi utama dalam menginternalisasi nilai dalam pembelajaran di sekolah. Sumber: pexels.com/Mikhail Nilov

Menurut buku Ilmu Pendidikan oleh Hera Heru Sri Suryanti dan Taufik Sani Santoso (2024: 153), pendidikan nilai adalah bagian integral dari sistem pendidikan yang bertujuan untuk membentuk karakter dan moral peserta didik. Ini melibatkan proses pembelajaran yang menekankan pentingnya etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan nilai dirancang untuk menanamkan dan mengajarkan nilai-nilai moral, etika, dan prinsip-prinsip kehidupan yang baik kepada siswa. Proses pembelajaran itu meliputi pembelajaran mengenai bagaimana berperilaku dengan cara-cara yang sesuai dengan norma sosial dan budaya.

Pendidikan nilai itu sangat penting untuk membentuk karakter siswa. Oleh karena itu, pendidikan nilai menjadi materi dalam Modul 3 Topik 2 PPG 2025 tentang Makna, Urgensi, dan Strategi Internalisasi Pendidikan Nilai dalam Kerangka Pendidikan Nasional.

Dalam modul tersebut, terdapat soal post test dengan pertanyaan, "Sebutkan dua strategi utama dalam menginternalisasi nilai dalam pembelajaran di sekolah ". Pilihan jawabannya adalah sebagai berikut:

A. Ceramah panjang dan ujian tertulis.

B. Pembelajaran berbasis pengalaman dan keteladanan guru

C. Memberikan tugas rumah dan akademik yang ketat

D. Hanya mengajarkan nilai melalui pendidikan agama

E. Memperbanyak kegiatan ekstrakurikuler tanpa pengawasan.

Jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah B.

Pembelajaran berbasis pengalaman dan keteladanan guru. Berikut ini pembahasan untuk jawaban tersebut.

1. Pengalaman

Strategi internalisasi nilai melalui pengalaman artinya adalah siswa belajar mengenai nilai-nilai dalam kehidupan melalui pengalamannya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa dapat belajar mengenai mana yang benar dan salah melalui hal-hal yang diketahui dan dialaminya dalam situasi nyatam baik di dalam maupun luar sekolah.

Guru dapat beperan sebagai fasilitator untuk siswa mendiskusikan pengalamannya sehari-hari kemudian dikaitkan dengan prinsip dan nilai yang diajarkan di sekolah.

2. Keteladanan Guru

Guru berperan penting untuk menanamkan nilai-nilai melalui keteladanan dan dukungan kepada siswa dalam proses pembelajaran di sekolah. Melalui keteladanan, guru memberikan contoh-contoh baik pada siswa di sekolah.

Itulah pembahasan mengenai dua strategi utama dalam menginternalisasi nilai dalam pembelajaran di sekolah, yaitu pengalaman dan keteladanan guru. Semoga dapat menambah pemahaman mengenai pendidikan nilai di sekolah. (IND)

Baca juga: Apakah yang Akan Terjadi Apabila Tidak Ada Kesamaan Nilai? Inilah Jawabannya