Konten dari Pengguna

Fungsi Alat Musik Tradisional dan Jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

  Fungsi Alat Musik Tradisional, Unsplash/Hal Gatewood
zoom-in-whitePerbesar
Fungsi Alat Musik Tradisional, Unsplash/Hal Gatewood

Fungsi alat musik tradisional yang ada di setiap daerah tentunya berbeda-beda. Seiring dengan perkembangan zaman, musik tradisional juga ikut berkembang atau dikolaborasikan dengan jenis musik yang kini tengah berkembang.

Musik tradisional ini memiliki sifat yang khas, karena musik tradisional ini mencerminkan kebudayaan suatu etnis atau masyarakat tertentu. Umumnya, musik tradisional mengangkat tema-tema kehidupan budaya setempat.

Fungsi Alat Musik Tradisional

Fungsi Alat Musik Tradisional , Unsplash/Paul Zoetemeijer

Menurut Naning Widayati dalam Jenis dan Fungsi Alat Musik Tradisional Seni Budaya (Musik) Kelas X (2020), fungsi alat musik tradisional dalam komposisi musik adalah sebagai pola ritme dan irama. Berikut beberapa fungsi alat musik tradisional yang wajib diketahui.

1. Sarana Komunikasi

Pada masyarakat tradisional Indonesia, beberapa alat musik dimainkan sebagai media untuk berkomunikasi secara massal. Bunyi yang dihasilkan dari alat musik tersebut memberikan pertanda khusus untuk masyarakat pendengarnya dapat dipahami sebagai sebuah pesan atau isyarat tertentu.

Khususnya di lingkungan masyarakat pedesaan, fungsi ini tampaknya masih relevan di zaman sekarang.

Contohnya saat waktu sore hari, bedug dibunyikan dengan ritme tertentu untuk memberikan tanda waktu shalat maghrib telah tiba. Begitu juga saat warga memukul kentongan dengan irama yang keras, menandakan sedang ada bencana atau pengumuman penting.

2. Sarana Pertunjukan dan Hiburan

Fungsi alat musik tradisional berikutnya yaitu sebagai sarana pertunjukan dan hiburan yang bersifat sosial maupun komersial. Musik merupakan salah satu cara untuk menghilangkan kejenuhan akibat rutinitas harian, serta sebagai sarana rekreasi dan ajang pertemuan dengan warga lainnya.

Musik tradisional dapat hidup jika diiringi dengan alat musik tradisional. Keduanya menciptakan kesatuan yang tentunya menjadi sarana untuk menghibur masyarakat jika diadakannya suatu pertunjukan.

3. Sarana Berekspresi

Fungsi ini biasa dilakukan oleh para seniman untuk mengaktualisasikan diri dan gagasan mereka lewat permainan alat musik yang mereka mainkan. Bagi seniman, kemampuan untuk menyampaikan pesan lewat karya seni terutama permainan alat musik adalah tujuan yang paling penting.

4. Sarana Upacara Budaya

Musik dan alat musik memiliki hubungan yang erat. Alat musik tradisional membuat musik menjadi lebih indah karena diiringi alunan dari alat musik yang dimainkan oleh seniman.

Alat musik juga sering kali difungsikan sebagai pelengkap dalam rangkaian ritual kebudayaan. Seperti pada gong luwang dalam instrumen gamelan Bali yang dianggap sakral dan umumnya dimainkan hanya dalam acara adat tertentu.

Baca Juga: Fungsi Properti Tari dalam Pertunjukan Kesenian dan Contohnya

Jenis-jenis Alat Musik Tradisional

Jenis-jenis Alat Musik Tradisional, Unsplash/Luz Mendoza

Berikut ini beberapa jeni alat musik tradisional yang bisa di jadikan sebagai referensi.

1. Suling

  • Daerah Asal: Jawa Barat

  • Cara Memainkannya: Suling dimainkan dengan cara ditiup sehingga menimbulkan getaran udara dalam suling, getaran tersebut menghasilkan bunyi.

2. Gamelan

  • Daerah Asal: Jawa Tengah

  • Cara Memainkannya: Gendang tersebut dipukul dengan alat pemukul khusus mirip palu

3. Sasando

  • Daerah Asal: Nusa Tenggara Timur

  • Cara Memainkannya: Sasando dimaninkan dengan cara dipetik dengan kedua tangan

4. Kolintang

  • Daerah Asal: Sulawesi Utara

  • Cara Memainkannya: Cara memainkannya dengan cara dipukul menggunakan mallet (tongkat kecil)

Itulah beberapa fungsi alat musik tradisional beserta jenis-jenis dan cara memainkannya. Alat musik tradisional mana yang menjadi favorit kalian? (Abi)