Fungsi Alat Musik Tradisional dan Jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi alat musik tradisional yang ada di setiap daerah tentunya berbeda-beda. Seiring dengan perkembangan zaman, musik tradisional juga ikut berkembang atau dikolaborasikan dengan jenis musik yang kini tengah berkembang.
Musik tradisional ini memiliki sifat yang khas, karena musik tradisional ini mencerminkan kebudayaan suatu etnis atau masyarakat tertentu. Umumnya, musik tradisional mengangkat tema-tema kehidupan budaya setempat.
Fungsi Alat Musik Tradisional
Menurut Naning Widayati dalam Jenis dan Fungsi Alat Musik Tradisional Seni Budaya (Musik) Kelas X (2020), fungsi alat musik tradisional dalam komposisi musik adalah sebagai pola ritme dan irama. Berikut beberapa fungsi alat musik tradisional yang wajib diketahui.
1. Sarana Komunikasi
Pada masyarakat tradisional Indonesia, beberapa alat musik dimainkan sebagai media untuk berkomunikasi secara massal. Bunyi yang dihasilkan dari alat musik tersebut memberikan pertanda khusus untuk masyarakat pendengarnya dapat dipahami sebagai sebuah pesan atau isyarat tertentu.
Khususnya di lingkungan masyarakat pedesaan, fungsi ini tampaknya masih relevan di zaman sekarang.
Contohnya saat waktu sore hari, bedug dibunyikan dengan ritme tertentu untuk memberikan tanda waktu shalat maghrib telah tiba. Begitu juga saat warga memukul kentongan dengan irama yang keras, menandakan sedang ada bencana atau pengumuman penting.
2. Sarana Pertunjukan dan Hiburan
Fungsi alat musik tradisional berikutnya yaitu sebagai sarana pertunjukan dan hiburan yang bersifat sosial maupun komersial. Musik merupakan salah satu cara untuk menghilangkan kejenuhan akibat rutinitas harian, serta sebagai sarana rekreasi dan ajang pertemuan dengan warga lainnya.
Musik tradisional dapat hidup jika diiringi dengan alat musik tradisional. Keduanya menciptakan kesatuan yang tentunya menjadi sarana untuk menghibur masyarakat jika diadakannya suatu pertunjukan.
3. Sarana Berekspresi
Fungsi ini biasa dilakukan oleh para seniman untuk mengaktualisasikan diri dan gagasan mereka lewat permainan alat musik yang mereka mainkan. Bagi seniman, kemampuan untuk menyampaikan pesan lewat karya seni terutama permainan alat musik adalah tujuan yang paling penting.
4. Sarana Upacara Budaya
Musik dan alat musik memiliki hubungan yang erat. Alat musik tradisional membuat musik menjadi lebih indah karena diiringi alunan dari alat musik yang dimainkan oleh seniman.
Alat musik juga sering kali difungsikan sebagai pelengkap dalam rangkaian ritual kebudayaan. Seperti pada gong luwang dalam instrumen gamelan Bali yang dianggap sakral dan umumnya dimainkan hanya dalam acara adat tertentu.
Baca Juga: Fungsi Properti Tari dalam Pertunjukan Kesenian dan Contohnya
Jenis-jenis Alat Musik Tradisional
Berikut ini beberapa jeni alat musik tradisional yang bisa di jadikan sebagai referensi.
1. Suling
Daerah Asal: Jawa Barat
Cara Memainkannya: Suling dimainkan dengan cara ditiup sehingga menimbulkan getaran udara dalam suling, getaran tersebut menghasilkan bunyi.
2. Gamelan
Daerah Asal: Jawa Tengah
Cara Memainkannya: Gendang tersebut dipukul dengan alat pemukul khusus mirip palu
3. Sasando
Daerah Asal: Nusa Tenggara Timur
Cara Memainkannya: Sasando dimaninkan dengan cara dipetik dengan kedua tangan
4. Kolintang
Daerah Asal: Sulawesi Utara
Cara Memainkannya: Cara memainkannya dengan cara dipukul menggunakan mallet (tongkat kecil)
Itulah beberapa fungsi alat musik tradisional beserta jenis-jenis dan cara memainkannya. Alat musik tradisional mana yang menjadi favorit kalian? (Abi)
