Fungsi Illuminator pada Mikroskop dan Bagian-bagian yang Lainnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mikroskop merupakan salah satu alat laboratorium. Alat ini tersusun atas beberapa komponen salah satunya illuminator. Fungsi illuminator pada mikroskop tersebut memegang peranan yang sangat penting sehingga menarik untuk diketahui.
Pada dasarnya illuminator berguna untuk memantulkan cahaya dari eksternal melalui bawah panggung. Hal ini bertujuan agar benda yang dapat diamati dapat terlihat lebih terang dan jelas.
Fungsi Illuminator pada Mikroskop dan Bagian yang Lainnya
Mengutip Biologi 1: Mengungkap Rahasia Alam Kehidupan SMP Kelas VII terbitan Yudhistira Ghalia Indonesia (24) mikroskop adalah alat bantu untuk mengamati benda-benda sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata secara langsung.
Mikroskop juga membantu pengamatan karena dapat memperbesar objek menjadi 40x, 100x, 400x bahkan sampai 1000x lebih besar objek yang sebenarnya.
Dalam mengamati objek menggunakan mikroskop diperlukan cahaya yang terang. Bagian yang berperan dalam tahap ini, salah satunya yaitu illuminator.
Fungsi illuminator pada mikroskop adalah memperjelas dan meneruskan cahaya dari lampu mikroskop sebagai sumber cahaya. Illuminator terdiri dari cermin dan lensa yang terletak di kaki mikroskop.
Lensa cekung dapat menerima sinar yang lebih banyak dari suatu sumber cahaya difusi. Selanjutnya, cahaya tersebut dipantulkan sebagai kerucut illuminasi yang simetris.
Sementara itu, cermin hanya dapat memantulkan sinar monokromatik yang diterima tetapi tidak dapat menghasilkan dispersi sinar datang.
Selain illuminator, terdapat bagian-bagian lain yang turut berperan untuk membantu manusia melihat objek pada mikroskop. Adapun penjelasan mengenai beberapa komponen tersebut bisa diketahui sebagai berikut.
1. Kaki Mikroskop
Pada umumnya bentuk kaki mikroskop seperti tapal kuda. Fungsinya untuk menopang dan memperkokoh kedudukan mikroskop.
2. Lengan
Lengan mikroskop ini digunakan untuk memegang mikroskop pada saat memindahkannya dari tempat satu ke tempat yang lainnya. Adanya engsel antara kaki dan lengan memudahkan mikroskop untuk ditegakkan atau direbahkan.
3. Cermin
Pada mikroskop terdapat dua sisi cermin, Iya itu cermin datar dan cermin cekung. Kedua cermin tersebut digunakan untuk memantulkan cahaya dari sumber sinar.
4. Kondensor
Kondensor tersusun dari lensa gabungan yang berfungsi mengumpulkan sinar.
5. Diafragma
Diafragma berfungsi mengatur banyaknya sinar yang masuk dengan mengatur bukaan iris.
6. Meja Preparat
Meja preparat merupakan tempat meletakkan objek yang akan dilihat. Biasanya objek diletakkan di meja dengan dijepit oleh penjepit. Di bagian tengah meja terdapat lubang untuk pencahayaan.
7. Tabung
Pada bagian atas tabung terdapat lensa okuler dengan pembesaran tertentu (5x, 10x, dan 15x). Sementara itu, bagian bawah tabung terdapat alat yang disebut revolver. Alat ini memiliki lensa objektif dengan pembesaran berbeda misalnya 10x, 40x dan 100x.
8. Pengatur Kasar dan Halus
Secara umum bagian ini letaknya pada bagian lengan dan berfungsi untuk mengatur kedudukan lensa objektif terhadap objek yang akan diamati.
Itulah ulasan singkat mengenai fungsi illuminator pada mikroskop beserta bagian-bagian yang lainnya. Mikroskop sangat diperlukan untuk mengamati benda-benda berukuran kecil. (NTA)
Baca juga: Fungsi Sekrup Pengarah Halus pada Mikroskop beserta Bagian Lainnya
