Konten dari Pengguna

Fungsi Jaringan Pelindung pada Tumbuhan beserta Ciri-cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi jaringan pelindung. Sumber foto: pixabay/Fokus-Beauty
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi jaringan pelindung. Sumber foto: pixabay/Fokus-Beauty

Jaringan pelindung merupakan salah satu bagian penting penyusun struktur tubuh pada tumbuhan. Dalam hal ini, fungsi jaringan pelindung salah satunya adalah untuk melindungi bagian dalam organ dari pengaruh faktor luar.

Jaringan pelindung dapat disebut juga sebagai jaringan epidermis. Bagian tersebut terletak di bagian paling luar pada permukaan organ suatu tanaman.

Fungsi Jaringan Pelindung pada Tumbuhan

Ilustrasi fungsi jaringan pelindung. Sumber foto: pixabay/

Berdasarkan buku Mudah dan Aktif Belajar Biologi untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam 2, Rikky Firmansyah, Agus Mawardi H.M. Umar Riandi, (hal.19-20), jaringan pelindung merupakan lapisan sel yang berada di bagian paling luar. Jaringan ini biasa ditemukan pada permukaan organ- organ tumbuhan, seperti akar, daun, batang, dan bunga.

Susunan jaringan pelindung terdiri atas sel-sel yang rapat. Selain itu, bagian tersebut juga dapat berkembang menjadi alat-alat tambahan lain yang bentuk dan fungsi yang berbeda. Di antaranya yaitu mengalami modifikasi menjadi trikoma, stomata, dan spina.

Lebih lanjut, jaringan tersebut memiliki beberapa peranan dalam kelangsungan hidup tumbuhan. Berikut adalah fungsi jaringan pelindung yang perlu diketahui.

  1. Melindungi seluruh bagian dalam tumbuhan dari faktor luar, yang berpotensi menyebabkan kerusakan mekanik.

  2. Mempunyai kemampuan untuk membatasi penguapan yang terjadi di daun dan penyerapan air dan garam mineral (pada akar).

  3. Dapat memberikan perlindungan terdapat perubahan suhu

  4. Bisa digunakan sebagai tempat untuk menyimpan cadangan air.

  5. Berperan dalam penyerapan unsur-unsur hara dan zat cair.

  6. Jaringan pelindung dapat berfungsi pada proses difusi CO2 (karbondioksida) dan O2 (oksigen).

Ciri-ciri Jaringan Pelindung Tumbuhan

Ilustrasi fungsi jaringan pelindung. Sumber foto: pixabay/Larisa-K

Fungsi jaringan pelindung dalam tumbuhan cukup beragam. Selain itu, jaringan ini juga memiliki karakteristik yang berbeda dengan bagian lainnya. Inilah ciri-ciri jaringan pelindung dikutip dari buku Biologi Jilid 2, Diah Aryulina, dkk, (hal.39).

  1. Tersusun atas sel-sel hidup.

  2. Memiliki struktur bentuk persegi panjang.

  3. Tidak terdapat ruang antar sel dan bagian sel-selnya rapat.

  4. Tidak mempunya kandungan klorofil.

  5. Mempunyai kemampuan untuk membentuk derivat jaringan pelindung.

Baca Juga: Mengenal Fungsi Jaringan Sklerenkim pada Tumbuhan

Fungsi jaringan pelindung memegang peran penting dalam sistem pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Tanpa adanya bagian tersebut, sistem perlindungan pada tumbuhan tidak akan dapat berjalan dengan maksimal. Semoga informasi di atas dapat membantu dan bermanfaat.(Riyana)