Fungsi Kapsid dan Jenis-jenisnya dalam Sains

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kapsid adalah salah satu bagian pada virus yang memiliki fungsi penting. Salah satu fungsi kapsid adalah untuk melindungi asam nukleat dari pencernaan enzim. Virus adalah makhluk hidup yang sifatnya parasit dan bisa menyebabkan manusia terkena penyakit.
Virus memiliki ukuran kecil yang tidak bisa dilihat langsung oleh mata. Walaupun berbahaya tetapi penting mempelajari tentang bagian virus untuk menambah wawasan siswa. Siswa bisa belajar tentang virus melalui Sains.
Pengertian dan Fungsi Kapsid pada Virus
Mengutip dari buku Bakteri dan Virus? Farah, (2023:41), pengertian virus adalah entitas biologis yang hanya bisa bereproduksi dengan cara menginfeksi sel organis milik makhluk hidup lain.
Virus berasal dari Bahasa Latin yaitu virion yang artinya racun. Sesuai dengan namanya, virus membahayakan makhluk hidup lainnya karena bisa mendatangkan penyakit. Virus tidak bisa berkembang biak sendiri dan tidak memiliki metabolisme.
Bagian dalam virus terdiri dari RNA atau DNA yang terbungkus lapisan protein yang disebut dengan kapsid. Kapsid adalah cangkang protein yang melindungi materi genetik virus. Bagian ini membungkus asam nukleat dengan selubung virus.
Kapsid adalah bagian virus yang terdiri dari subunit protein yang disebut dengan kapsomer. Adapun fungsi kapsid pada virus menurut ilmu Sains sebagai berikut.
Menyediakan protein khusus yang memudahkan virus untuk menembus membran sel dan sel inang lalu menyuntikkan asam nukleat ke sitoplasma.
Memberikan permukaan sebagai tempat menempelnya virus pada sel inang.
Melindungi materi genetik (asam nukleat) dari pencernaan enzim.
Jenis-jenis Kapsid
Jenis-jenis kapsid terbagi menjadi dua yaitu kapsid ikosahedral dan kapsid heliks. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai kedua jenis kapsid.
1. Kapsid Ikosahedral
Kapsid ikosahedral memiliki bentuk seperti lingkaran yang terikat secara kovalen. Jenis kapsid ini memiliki asam nukleat yang kental seperti pada virus hepatitis B, virus polio, rhinovirus, bakteriofag, virus herpes, dan papillomavirus.
2. Kapsid Heliks
Berikutnya adalah kapsid heliks yaitu jenis kapsid yang bentuknya lingkaran mirip seperti silinder panjang. Kapsid heliks bisa menampung banyak materi genetik seperti pada virus influenza, virus rabies, virus ebola, dan virus campak.
Mengetahui fungsi kapsid dan jenis-jenis kapsid dalam Sains dapat menambah wawasan siswa terkait bagian pada virus. (GTA)
Baca Juga: Sebutkan Dua Cara Difusi Sederhana dan Pengertiannya dalam Sains
